Kasus Kebakaran Tambora, Pemilik Konveksi Sepakati Ganti Rugi

  • 27 Mar 2026 04:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kasus kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di kawasan Kelurahan Tanah Sereal akhirnya mencapai kesepakatan dengan pihak pemilik usaha konveksi terkait skema ganti rugi.

Ketua RT 10 RW 09, Nanang, mengungkapkan kesepakatan itu telah dibicarakan sejak beberapa hari sebelum Hari Raya Idulfitri 2026.

“Kalau tidak salah, pembahasan sudah dilakukan beberapa hari sebelum Lebaran. Semua sudah kami koordinasikan dengan pihak kelurahan,” kata Nanang saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menyebut, total terdapat 29 rumah yang terdampak kebakaran, dengan rincian 18 rumah berada di wilayah RT 10 dan 11 rumah di RT 11.

Menurutnya, mekanisme pengajuan ganti rugi dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pengurus RT. Hal inipun membuat nominal yang diajukan berbeda, disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami warga.

“Setiap RT mengajukan sendiri. Nominalnya tentu berbeda, karena tingkat kerusakan juga tidak sama. Yang paling terdampak ada di RT 10,” jelas Nanang.

Di wilayahnya, tercatat delapan rumah mengalami kerusakan berat hingga hangus total, sementara 10 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Nanang memastikan pembagian ganti rugi akan dilakukan secara proporsional sesuai tingkat kerusakan.

“Yang rumahnya hangus tentu berbeda dengan yang hanya rusak sebagian, seperti atap atau tembok,” katanya.

Selama proses perbaikan dan realisasi ganti rugi, warga terdampak untuk sementara waktu harus mengungsi atau menyewa tempat tinggal lain.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda sebuah pabrik konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal 13 pada Jumat (13/3) dini hari. Api diduga berasal dari lantai satu dan dengan cepat merambat ke lantai atas karena banyaknya material mudah terbakar.

Bangunan yang terbakar kemudian ambruk dan menimpa rumah-rumah warga di sekitarnya, sehingga menyebabkan total 29 rumah ikut terdampak.

Sebanyak 31 unit mobil pemadam kebakaran dengan 155 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih enam jam hingga api berhasil dipadamkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....