Perayaan Penutupan Puasa di Cilincing Diwarnai Penangkapan

  • 20 Mar 2026 12:48 WIB
  •  Jakarta

JAKARTA – Kawasan Jalan Baru, Cilincing, Jakarta Utara, yang sedianya menjadi lokasi perayaan meriah penutupan bulan suci Ramadan, berubah menjadi suasana tegang pada dini hari tadi.

Kegiatan tahunan bertajuk "Cilincing Bersatu" yang melibatkan warga Kalibaru dan sekitarnya dilaporkan diwarnai aksi penangkapan dan dugaan kekerasan oleh pihak keamanan.

Perayaan yang berlangsung antara pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB tersebut awalnya dipenuhi antusiasme warga. Langit di sekitar Jalan Baru sempat memerah oleh nyala flare dan kembang api sebagai simbol kebersamaan warga pesisir menyambut hari kemenangan. Namun, suasana berubah drastis saat petugas melakukan penertiban terhadap kelompok pemuda yang tengah melakukan aktivitas "sahur-sahuran".

Sejumlah warga menyayangkan tindakan tegas petugas yang dinilai berlebihan. Berdasarkan informasi dari saksi mata, beberapa pemuda yang diamankan diklaim tidak membawa senjata tajam (sajam) namun tetap mendapatkan perlakuan kasar di lapangan.

"Kasian, enggak ada yang bawa sajam tapi digituin (dipukul). Teman saya yang selamat gara-gara pulang duluan cerita kalau ada yang sampai kena pukul begitu," ujar salah Juned (Bukan nama sebenarnya) kepada RRI Jakarta, Jumat 21 Maret 2026.

Menurut warga setempat, kegiatan "Cilincing Bersatu" merupakan tradisi kampung untuk mempererat silaturahmi di akhir Ramadan. Mereka berharap aparat keamanan bisa lebih persuasif dalam melakukan penertiban agar tradisi positif warga tidak berujung pada insiden yang merugikan masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah pemuda yang diamankan maupun motif di balik penertiban keras di kawasan Jalan Baru tersebut. Kondisi di lokasi dilaporkan telah berangsur kondusif menjelang waktu subuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....