Organisasi HAM Dukung Polri Usut Kasus Aktivis KontraS
- 18 Mar 2026 16:11 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera, Hormas Budi mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Menurutnya, berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat berpotensi menimbulkan keresahan jika tidak direspons dengan penanganan yang transparan.
“Ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperbaiki citra sekaligus meningkatkan kepercayaan publik dengan menunjukkan kinerja yang profesional dan kredibel,” ujar Hormas, melalui keterangan tertulis, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam proses pengungkapan kasus. Setiap informasi yang disampaikan ke publik, kata dia, harus melalui verifikasi yang akurat agar tidak menimbulkan persepsi keliru.
Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 23.00 WIB, tak lama setelah Andrie Yunus menyelesaikan perekaman podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta.
Saat ini, aparat kepolisian telah meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan guna mengidentifikasi dan menetapkan tersangka.
Polisi juga memanfaatkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian sebagai salah satu alat bukti utama. Dari rekaman tersebut, pelaku terlihat mengendarai kendaraan dan menyiramkan air keras ke arah korban di kawasan Jalan Salemba I–Talang.
Hormas menegaskan organisasinya yang bergerak di bidang hak asasi manusia mendukung penuh proses penegakan hukum dalam kasus ini.
Ia berharap pengusutan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik aksi tersebut.
“Kami berharap kasus ini bisa diungkap hingga tuntas, termasuk siapa pun yang berada di baliknya,” kata Hormas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....