Festival Nyepi Perkuat Kebersamaan dan Keberagaman Warga Jakarta

  • 08 Mar 2026 13:19 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Festival Nyepi dan Pawai Ogoh-ogoh yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 8 Maret 2026, menjadi simbol kuat kebersamaan dan keberagaman masyarakat Jakarta. Ribuan warga dari berbagai latar belakang memadati lokasi untuk menyaksikan parade budaya yang digelar menjelang perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno turut hadir menyaksikan langsung rangkaian festival tersebut. Acara tersebut diselenggarakan melalui kerja sama komunitas Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Rano Karno menilai festival tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat harmoni di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.

“Dalam pawai budaya ini kurang lebih 2.000 peserta terlibat dengan menampilkan sekitar 13 hingga 15 ogoh-ogoh yang diarak dalam rangkaian parade budaya,” ujar Rano.

Lebih lanjut Rano menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana hiburan bagi warga Jakarta sekaligus memperkenalkan nilai budaya yang sarat makna kepada masyarakat luas.

“Kami mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu di Jakarta maupun di seluruh Indonesia. Semoga perayaan ini membawa kedamaian dan menjadi momentum refleksi diri bagi kita semua,” katanya.

Ogoh-ogoh merupakan representasi sifat-sifat negatif manusia yang secara simbolis dimaknai perlu disucikan menjelang perayaan Nyepi. Tradisi ini telah lama menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan Nyepi dalam budaya Hindu.

Rangkaian parade budaya dimulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) dan bergerak menuju Bundaran HI. Sepanjang perjalanan, ogoh-ogoh berukuran besar diarak oleh para peserta dengan iringan musik tradisional yang menarik perhatian masyarakat yang memadati jalur pawai.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang menyaksikan festival tersebut. Rini, salah satu warga yang hadir mengaku senang bisa melihat langsung pawai ogoh-ogoh yang selama ini lebih identik dengan perayaan Nyepi di Bali.

“Senang sekali. Biasanya hanya melihat di Bali. Sekarang bisa menyaksikan langsung di Jakarta,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....