Banjir Lumpuhkan Arus Lalu Lintas di Daan Mogot Jakbar
- 08 Mar 2026 08:43 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Arus lalu lintas di ruas Jalan Daan Mogot, tepatnya di kawasan Taman Kota, Cengkareng, Jakarta Barat, lumpuh akibat banjir yang menggenangi badan jalan pada Minggu, 8 Maret 2026 pagi.
Berdasarkan pantauan RRI Jakarta di lokasi sekitar pukul 08.24 WIB, genangan air setinggi sekitar 60 sentimeter (cm) membuat kendaraan dari arah Cengkareng menuju Grogol tidak dapat melintas.
Kondisi inipun menyebabkan antrean kendaraan mengular dan arus lalu lintas nyaris tidak bergerak.
Pengendara sepeda motor maupun mobil pun terlihat memilih untuk tidak melintasi ruas jalan tersebut karena khawatir kendaraan mereka mogok akibat genangan air yang cukup tinggi.
Akibatnya, sebagian pengendara yang hendak menuju arah Grogol terpaksa menggunakan jalur berlawanan arah, yakni ruas jalan dari Grogol menuju Cengkareng.
Hal ini dilakukan lantaran elevasi jalan dari arah Grogol ke Cengkareng dinilai lebih tinggi.
Meski demikian, beberapa pengendara masih terlihat memaksa menerobos genangan air dengan harapan dapat tetap melanjutkan perjalanan.
Salah satu warga setempat, Syibel (24), mengatakan banjir di kawasan tersebut mulai terjadi sejak pagi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu malam tadi.
“Hujan deras mulai sekitar 11 malam tadi, lalu sekitar jam enam air mulai naik. Bahkan katanya ada tanggul yang jebol di sekitar sana,” ujar Syibel kepada RRI di lokasi, Minggu.

Ia menjelaskan genangan banjir memanjang dari kawasan Samsat hingga ke Satpas SIM dan depan Taman Kota, sehingga membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh.
“Banjirnya dari Samsat sampai ke Satpas SIM, memanjang sampai ke sini. Kalau di jalan rayanya kira-kira sudah sepaha. Jadi arus lalu lintas di wilayah ini sudah lumpuh,” katanya.
Menurutnya, kondisi banjir di kawasan tersebut bukan pertama kali terjadi. Ia menyebut setiap hujan deras wilayah tersebut hampir selalu tergenang.
“Sudah sering begini, setiap hujan deras pasti banjir. Sampai sekarang belum ada solusi yang benar-benar mengatasi masalah ini,” ucapnya.
Sementara itu, seorang pengendara motor bernama Aldo mengatakan dirinya terjebak kemacetan cukup lama akibat banjir tersebut.
Aldo yang berangkat dari rumahnya di Kalideres menuju tempat kerjanya di kawasan Bandengan, Jakarta Utara, mengaku waktu tempuh perjalanannya menjadi jauh lebih lama dari biasanya.
“Biasanya dari Kalideres ke kantor saya di Bandengan cuma sekitar 30 menit. Tapi sekarang sudah hampir satu jam karena macet dan banjir,” ujar Aldo.
Ia menambahkan, genangan air mulai terlihat sejak kawasan Samsat dan semakin parah mendekati Satpas SIM.
“Awalnya masih bisa dilewati motor, tapi semakin ke sini airnya makin dalam. Banyak motor yang akhirnya harus didorong karena sudah tidak bisa jalan,” katanya.
Hingga berita ini ditayangkan, genangan banjir masih terlihat di sejumlah titik di sepanjang Jalan Daan Mogot kawasan Taman Kota, sementara arus lalu lintas masih terpantau padat dan tersendat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....