Gubernur Pramono Sambut Delegasi WED 2026

  • 04 Mar 2026 19:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta — Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyambut para delegasi World Engineering Day (WED) 2026 melalui jamuan makan malam di Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa 3 Maret 2026. Kehadiran para delegasi yang terdiri atas insinyur, pembuat kebijakan, serta inovator kelas dunia ini menegaskan peran strategis Jakarta dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis rekayasa dan inovasi.

“Kami bangga menjadi tuan rumah bagi para insinyur, pembuat kebijakan, inovator, dan pemimpin dari seluruh dunia yang berkumpul untuk memperkuat peran rekayasa dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Gubernur Pramono.

Ia menyampaikan, tantangan perkotaan Jakarta butuh pendekatan rekayasa yang komprehensif dan kolaboratif. Adapun salah satu isu utama yang disoroti adalah persoalan mobilitas warga.

“Setiap pagi, lebih dari lima juta orang datang ke Jakarta dan kembali ke daerah penyangga pada siang dan sore hari. Sebagian besar masih menggunakan kendaraan pribadi. Inilah tantangan besar Jakarta,” katanya.

Menurut Gubernur Pramono, konektivitas transportasi publik di Jakarta saat ini telah mencapai sekitar 92 persen. Namun demikian, tingkat penggunaan transportasi umum masih berada pada kisaran 25–26 persen dari total populasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang membutuhkan kontribusi para insinyur untuk menghadirkan solusi yang inovatif.

“Kami berharap ke depan terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam bermobilitas, sehingga Jakarta dapat berkembang sebagai kota berbasis transportasi publik,” ucap Pramono.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa Jakarta terbuka terhadap kolaborasi global melalui inovasi rekayasa dan kemitraan strategis. Dalam setahun terakhir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sejumlah langkah transformasi, antara lain revitalisasi kawasan Blok M dan Kota Tua, pembangunan kawasan pedestrian terintegrasi di Dukuh Atas, pembongkaran pilar monorel di Rasuna Said, serta penataan trotoar di koridor tersebut.

“Saya berharap forum ini berlangsung produktif dan menginspirasi,” ujar Pramono.

Sebagai informasi, World Engineering Day ditetapkan oleh UNESCO pada 2019 dan pertama kali diperingati secara global pada 2020. Momentum ini menyoroti kontribusi vital para insinyur dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah mencerminkan peran Indonesia yang semakin menguat di tingkat regional dan global, sekaligus menegaskan pentingnya rekayasa teknik dalam mendorong kemajuan nasional. Mengusung tema “Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization”, forum ini sejalan dengan visi transformasi Jakarta menjadi salah satu dari Top 50 Global City.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....