Hadiri Cap Go Meh, Pramono Tekankan Pentingnya Kebersamaan
- 04 Mar 2026 00:57 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi komunitas Tionghoa yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Jakarta. Ia menilai, budaya Tionghoa yang telah berakulturasi dengan budaya Betawi, diterima dan tumbuh dengan baik di Jakarta.
“Acara ini seperti yang kita saksikan bersama (Cap Go Meh 2026) memperlihatkan, mempertunjukkan, bagaimana budaya Tionghoa yang kemudian sudah mengalami alkulturasi dengan Betawi dan juga dengan Jakarta,” ucap Gubernur Pramono, dalam acara Cap Go Meh 2026, di Pancoran Chinatown Point Mall, Glodok, Jakarta Barat, pada Selasa 3 Maret 2026.
Acara tersebut merupakan puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang digelar bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI). Bahkan acara tersebut juga turut dihadiri oleh para mantan Gubernur yang pernah memimpin Jakarta.
“Yang dihadiri juga oleh gubernur-gubernur yang sebelumnya. Harir Pak Sutiyoso, Bang Foke (Fauzi Bowo), Mas Anis, Pak Teguh, dan juga Pak Djarot. Ini menunjukkan bahwa acara kebersamaan yang diadakan oleh Pemerintah DKI Jakarta dengan INTI ini berjalan dengan baik,” katanya.
| Baca juga: Imlek 2026 Momentum Perkuat Persatuan Bangsa |
Adapun acara Cap Go Meh diselenggarakan pada hari ke-15 setelah Hari Imlek. Perayaan ini menutup rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 yang telah dimulai sejak 13 Februari lalu.
Gubernur Pramono menyebut, perayaan Cap Go Meh 2026 erat dengan makna syukur, harapan baru, hingga optimisme untuk melangkah ke depan dengan semangat kerja keras. Pramono sendiri menjelaskan, memasuki Tahun Kuda Api, melambangkan energi, keberanian, dan daya juang. Menurutnya, semangat itu relevan dengan perjalanan Jakarta ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....