Patroli Intel Gagalkan Percobaan Begal di Grogol Petamburan

  • 27 Feb 2026 15:24 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebuah aksi percobaan pembegalan dengan modus berpura-pura sebagai anggota polisi terjadi di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu, 25 Februari 2026 dini hari.

Peristiwa tersebut mencuat setelah diunggah akun media sosial @warga.jakbar. Dalam keterangannya, korban mengaku dipepet dua sepeda motor sekitar pukul 02.30 WIB.

Pelaku pun berdalih sebagai anggota buser dan disebut membawa senjata api.

Korban menuturkan, aksi tersebut gagal setelah anggota intel kepolisian yang tengah berpatroli di kawasan Grogol Borobudur melintas dan menghampiri lokasi kejadian.

Mengetahui ada petugas, para pelaku langsung melarikan diri sebelum sempat melakukan aksinya.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, membenarkan adanya percobaan tindak kejahatan tersebut.

“Jadi memang informasi yang saya dapat itu semalam ada orang mau dipepet, tapi karena ada anggota Intel datang nyamperin, enggak jadi dia langsung pergi pelakunya. belum sempat ngapa ngapain,” kata Alex saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, korban saat itu tengah dipepet oleh terduga pelaku begal. Namun situasi berhasil dikendalikan setelah anggota intel yang rutin berpatroli malam hari mendatangi lokasi.

“Memang setiap malam tim Intel, Reskrim itu selalu patroli. Kalau kejadian seperti itu biasanya dicegah karena pelaku tahu ada intel, jadi tidak berani melaksanakan aksinya,” katanya.

Alexander menegaskan, jajaran kepolisian dari tingkat polres, polsek hingga polda rutin menggelar patroli, terlebih pada bulan Ramadan.

Intensitas patroli ditingkatkan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran maupun pencurian kendaraan bermotor.

“Saat ini memang di bulan Ramadan ini kegiatan patroli lagi sangat ditingkatkan. Karena kan banyak yang berpotensi lah, misalnya tawuran,” tuturnya.

Menurutnya, kawasan Jelambar menjadi salah satu fokus patroli karena merupakan wilayah padat penduduk dan dinilai rawan tindak kriminalitas.

“Nah, Jelambar juga memang jadi salah satu fokus patroli kami dari Polsek, karena memang Jelambar kan termasuk wilayah yang padat penduduk dan rawan ya, tawuran, curanmor, semua kita harus cegah,” tegasnya.

Terkait informasi adanya peristiwa perampasan emas terhadap seorang ibu pada pagi hari di lokasi yang sama, pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi.

“Soal itu kami belum bisa pastikan benar atau tidaknya, karena sejauh ini belum pernah ada laporan apapun,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....