KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Sekitar Rel

  • 25 Feb 2026 16:53 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel kereta api, termasuk kegiatan ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan setiap Ramadan masih ditemukan warga yang memanfaatkan area rel untuk berkumpul, duduk, hingga berfoto. Padahal, jalur rel merupakan ruang terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian.

“Keselamatan merupakan prioritas utama. Jalur rel bukan tempat untuk beraktivitas selain untuk kepentingan operasional perkeretaapian. Kami mengimbau masyarakat agar tidak duduk, berjalan, berfoto, maupun ngabuburit di sekitar rel demi keselamatan bersama,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.

Data KAI Daop 1 mencatat, sepanjang 2025 terjadi 168 kasus pejalan kaki tertemper kereta di wilayah operasional Jakarta. Sementara pada periode Januari hingga Februari 2026 sudah tercatat 31 kejadian serupa. Angka tersebut menunjukkan risiko kecelakaan di jalur rel masih tinggi.

Franoto menegaskan larangan beraktivitas di jalur rel telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam Pasal 181 ayat (1) disebutkan setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api atau menggunakan jalur untuk kepentingan lain di luar angkutan kereta api.

Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana penjara maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp15 juta sesuai Pasal 199 UU tersebut.

Sebagai langkah pencegahan, KAI terus melakukan sosialisasi keselamatan ke sekolah dan komunitas serta memperkuat patroli di titik-titik rawan. KAI Daop 1 Jakarta juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas jika melihat aktivitas berbahaya di sekitar rel demi mencegah terjadinya kecelakaan, terutama selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....