Revitalisasi Taman Semanggi tanpa APBD, Biaya Capai 134M
- 24 Feb 2026 15:43 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai revitalisasi Taman Semanggi, dan ditargetkan selesai pada 22 Juni 2027 mendatang. Kawasan dengan luas enam hektare tersebut diharapkan dapat menjadi ikon baru di Jakarta.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyebut, anggaran untuk melakukan revitalisasi Taman Semanggi mencapai Rp134 miliar. Ia memastikan bahwa biaya tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tempat ini untuk pembangunannya membutuhkan biaya kurang lebih 134 miliar rupiah, sepenuhnya bukan dari APBD,” ujar Gubernur Pramono di kawasan Jakarta Selatan, pada Selasa 24 Februari 2026.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa pembiayaan revitalisasi Taman Semanggi merupakan wujud kolaborasi pihak ketiga. Ia menjelaskan, pihak yang bermitra akan mendapatkan hak penamaan (naming rights) selama total 11,5 tahun. Adapun rinciannya, selama 1,5 tahun masa pembangunan dan 10 tahun masa operasional.
Namun demikian, Pramono mengatakan bahwa nama tempat tersebut tidak akan diubah. Ia memastikan, namanya akan tetap sama, yakni Semanggi.
"Supaya gak salah, nama tetap Semanggi, gak ada perubahan nama," katanya.
Taman ini akan dilengkapi dengan jalur pedestrian, area olahraga, plaza kegiatan, ruang komunal, elemen air, serta kolam resapan dan tampungan air. Adapun konsep revitalisasi taman dilakukan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, regeneration, yakni pemulihan ekologi kawasan melalui penataan lanskap dan penanaman vegetasi.
Kedua, reconnection, yaitu penguatan keterhubungan antarruang, agar kawasan taman dapat diakses dengan lebih mudah, aman, dan nyaman. Ketiga, reactivation, yaitu mengaktifkan kembali kawasan taman agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....