Truk Jeblos di Puri Jakbar hingga Malam Belum Dievakuasi

  • 21 Feb 2026 00:26 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebuah truk bermuatan besar yang jeblos ke selokan di kawasan Puri Kembangan, dekat Brits Hotel Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat, 20 Februari 2026 pagi, masih berhasil belum dievakuasi hingga tengah malam.

Berdasarkan pantauan RRI Jakarta di lokasi pada pukul 23.45 WIB, truk berwarna hijau bertuliskan “Transport” tersebut masih berada di posisi miring di sisi jalan.

Sejumlah warga pun terlihat membantu mengatur arus lalu lintas. Pasalnya, badan truk itu memakan hampir setengah ruas jalan dan sempat menyebabkan kemacetan parah sejak pagi.

Seorang warga sekitar, Adi, mengatakan bahwa truk itu sudah terperosok sejak subuh tadi. Akibat dari peristiwa itu, arus kendaraan di sekitar lokasi sempat lumpuh total.

“Dari subuh sudah jeblos. Tadi pagi macetnya parah karena jalannya jadi sempit,” ujar Adi kepada RRI Jakarta di lokasi, Jumat malam.

Sementara itu, Unit Lalu Lintas Polsek Kembangan, Aipda Zulkarnain menjelaskan, proses evakuasi mengalami kendala karena berat muatan dan faktor keselamatan di lokasi.

“Dari pagi sudah kita upayakan pakai derek besar Dishub, tapi tidak mampu. Crane juga sempat mau bantu, tapi ada kabel listrik di atas, takut tersengat listrik, itu bahaya,” kata Zulkarnain saat ditemui di lokasi.

Ia menyebutkan, truk tersebut mengangkut keramik dengan total muatan sekitar 37 ton. Berat tersebut, kata Zulkarnain, menyulitkan proses pengangkatan karena sebagian besar peralatan tidak sanggup menahan beban.

“Muatan sekitar 37 ton, itu belum termasuk berat kendaraannya. Jadi memang memberatkan untuk evakuasi,” jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini petugas tengah menunggu bantuan forklift berkapasitas sekitar 25 ton yang didatangkan dari wilayah Cengkareng untuk membantu proses evakuasi.

“Kita tunggu forklift dari Cengkareng. Mudah-mudahan bisa segera berhasil dievakuasi malam ini,” tambahnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Adapun Zulkarnain mengungkapkan, penyabab dari insiden itu bermula ketika sopir truk diduga salah mengambil jalur setelah mengikuti arahan seorang pengendara motor yang juga tidak mengetahui kondisi jalan.

“Sopir mau arah Cengkareng, tapi salah jalan karena ikut arahan seseorang. Dia mau ambil kiri karena ada mobil dari depan mau keluar, akhirnya jeblos,” ujarnya.

Ia menambahkan, lokasi tersebut merupakan bekas galian sehingga kondisi tanah tidak cukup kuat menahan beban truk yang sangat berat.

“Kalau tidak cepat dievakuasi, kasihan masyarakat. Dampaknya tadi pagi sudah luar biasa. Semoga malam ini bisa kita selesaikan,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....