Harga Cabai Jakarta Diprediksi Normal Dua Pekan
- 20 Feb 2026 08:54 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Lonjakan harga cabai di sejumlah pasar Jakarta dalam beberapa hari terakhir membuat dapur rumah tangga ikut “memanas”. Namun, kabar baiknya, harga diperkirakan kembali normal dalam dua pekan ke depan seiring peningkatan pasokan dari sentra produksi.
Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia, Abdul Hamid, mengatakan kenaikan paling terasa pada cabai rawit merah. Ia menyebut harga cabai rawit merah di tingkat pasar saat ini bisa menembus Rp140 ribu per kilogram.
“Saya pas lagi di pasar, cabai rawit merah itu bisa sampai 140 ribu, kalau yang panjang sekitar 120 sampai 130 ribu,” ujar Abdul Hamid saat memantau langsung harga di Pasar Kemiri Muka, Jum'at (20/02/26).
Menurutnya, lonjakan harga dipicu faktor musim hujan yang menghambat proses tanam dan panen. Saat ini sejumlah sentra di Jawa baru memasuki panen awal dengan produksi yang masih terbatas. Dalam satu siklus, panen dilakukan setiap lima hari. Untuk mencapai panen kelima dengan hasil lebih banyak, dibutuhkan waktu sekitar 25 hari.
Ia memperkirakan harga berpeluang turun menjelang akhir Ramadan ketika panen mulai melimpah. “Saya berharap itu bisa terjadi, cuma memang kondisi di lapangan sekarang ini kalau musim hujan jelas enggak bisa ditanam, enggak bisa dipanen,” katanya.
Selain menunggu panen di Jawa, pasokan dari Sulawesi Selatan yang sedang memasuki masa panen juga menjadi penopang distribusi ke Jakarta. Pemerintah turut memfasilitasi kelancaran distribusi agar harga di pasar tidak terus melonjak.
Meski demikian, Abdul Hamid menilai fluktuasi harga cabai kerap terjadi akibat faktor produksi dan distribusi. Ia berharap dalam lima hari ke depan harga mulai bergerak ke kisaran normal, yakni antara Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....