Imlek, Puluhan Warga Mengais Pundi Rupiah di Vihara
- 16 Feb 2026 18:48 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA - Tahun baru Imlek, puluhan warga berbaris mengais rezeki dengan menengadahkan tangan meminta belas kasihan kepada warga Tionghoa yang akan melakukan persembahyangan di depan pintu gerbang Vihara Bahtera Bhakti Ancol, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dari pengamatan RRI Jakarta saat berada di lokasi, puluhan warga dari berbagai wilayah di Pademangan berbaris dalam keadaan duduk, didepan terlihat ember berwarna merah yang digunakan untuk meminta pundi rupiah.
Selain puluhan mengais rezeki yang terdiri dari wanita paruh baya dan pria paruh baya, juga terdapat anak-anak usia dibawah lima tahun yang digendong untuk berharap belas kasih bagi para pengunjung yang ingin melakukan persembahyangan jelang perayaan Imlek 2026.
"Yah tiap tahun kita mah begini, abis mau apa lagi, " kata Wati salah satu pengais rezeki.
Bagi Wati menjadi seorang pengais rezeki di Viraha bukanlah pilihannya, namun karena terdesak tuntutan hidup jalan apapun akan ditempuh termasuk menjadi pengais rezeki di Vihara.
Sementara Aprianto (63) humas Vihara Bahtera Bhakti menjelaskan persiapan Vihara Bahtera Bhakti saat perayaan Imlek yang memiliki shio Kuda, merupakan Ben Ming Nian, yaitu tahun kelahiran sendiri yang dipercaya membawa energi campuran antara tantangan dan transformasi.
"Sebelum perayaan kami melakukan mandi-mandi patung, bersih-bersih, beres-beres lilin, hio, masang-masang lampion, yang dilakukan setahun sekali, " ujar Aprianto.
Menurut Aprianto untuk membersihkan patung yang berjumlah 23 altar di Vihara Bahtera Bhakti ada ritual dan proses tersendiri, seperti dengan menggunakan kembang dan wewangian.
Aprianto menjelaskan menjelang Imlek H-1 Vihara Bahtera Bhakti sudah ramai dikunjungi oleh umat Konghucu yang merayakan Imlek untuk melakukan persembahyangan, termasuk para pengais rezeki yang berada didepan gerbang Vihara.
"Setiap tahun ada banyak pengais rezeki, jadi udah gak heran lagi, para tamu juga biasanya berbagi angpau untuk mereka, " ujar Aprianto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....