BAZNAS Terima Bantuan ANGKASA untuk Koperasi Masjid
- 06 Feb 2026 09:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS RI menerima bantuan koperasi masjid sebesar 15.000 dolar AS atau setara Rp252 juta dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad atau ANGKASA, di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. Bantuan ini diberikan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid melalui skema koperasi.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS RI dan dihadiri pimpinan BAZNAS serta delegasi ANGKASA Malaysia, yang merupakan wadah gerakan koperasi di negara itu. Kerja sama ini dinilai memperkuat sinergi ekonomi umat di kawasan Asia Tenggara.
Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menilai program koperasi masjid sejalan dengan program BAZNAS Microfinance Masjid atau BMM.
“Melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), kami ingin masjid bukan hanya menjadi tempat shalat tetapi juga menjadi pusat kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Mahdum. Ia menambahkan, bantuan koperasi masjid ini diharapkan membantu masyarakat menghindari pinjaman berbunga tinggi.
Dana bantuan akan disalurkan kepada sejumlah masjid yang telah memiliki koperasi. Di antaranya Masjid An-Ni’mah Jakarta Timur, Masjid At-Taqwa Jatinegara, Masjid As-Sholihin Bandung Barat, Masjid Daarul Rihlah Kabupaten Bandung, dan Masjid Al-Hurriyah IPB Bogor.
Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengatakan bantuan ini merupakan bentuk persahabatan Malaysia–Indonesia. Ia menyebut dana tersebut akan menjadi modal awal koperasi masjid.
“Saya senang berada di sini berbagi pengalaman, pengetahuan tentang pentingnya koperasi masjid bagi kesejahteraan masyarakat di negara masing-masing. Ini juga mencerminkan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Malaysia,” kata Datuk Fattah.
Datuk Fattah menjelaskan, bantuan dana sebesar Rp252 juta untuk koperasi masjid ini nantinya akan diberikan kepada beberapa masjid di Indonesia yang memiliki koperasi.
“Alhamdulillah, total dana infak yang diserahkan melalui Indonesia adalah sebesar 15.000 dolar. Dari jumlah tersebut, kami memberikan masing-masing koperasi sebesar 3.000 dolar sebagai modal awal. Itu merupakan bentuk kontribusi dan tanda kasih sayang kami, meskipun tentu saja belum mencukupi sepenuhnya,” kata Datuk Fattah menjelaskan.
“Setiap koperasi menerima 3.000 dolar sebagai modal awal. Kami juga akan memberikan pelatihan agar koperasi dapat berjalan profesional,” kata Datuk Fattah. Ia menambahkan kerja sama ini bagian dari jejaring ekonomi masjid lintas negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....