DKI Bakal Tertibkan Pungli di Tebet Eco Park

  • 20 Okt 2025 20:40 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan akan segera menertibkan oknum-oknum yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengunjung di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Pernyataan tersebut menanggapi viralnya video pengunjung yang ingin melakukan sesi foto dan dikenai tarif hingga Rp500 ribu oleh kelompok tertentu.

“Nggak, nggak. Itu Eco Park bebas. Jadi nggak ada, nanti kami tertibkan. Nggak boleh ada pungutan-pungutan, wong itu taman (ruang publik),” kata Pramono saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/10/2025).

Sebelumnya, kejadian tersebut viral setelah salah satu pemilik akun berkomentar di Instagram @tebetecopark, yang mengeluhkan adanya komunitas yang meminta uang Rp500 ribu kepada fotografer yang ingin memotret di Tebet Eco Park. "Tebet bayar 500 ribu, setor 10 persen dagang ke mereka nanti dikasih lapak," kata salah satu akun.

Sementara itu, Kepala Seksi Taman Kota Dimas Ario Nugroho menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak pernah menerapkan biaya apapun untuk kegiatan fotografi di kawasan taman. "Kami tidak melarang adanya aktivitas fotografi di dalam area taman, baik komunitas maupun perorangan," kata Dimas.

Pihaknya pun telah menindaklanjuti keluhan tersebut dan telah lebih dulu melakukan pemanggilan serta klarifikasi terhadap komunitas fotografer yang melakukan pungutan sebelum isu tersebut ramai di media sosial (medsos). Komunitas fotografer itu diketahui telah dipanggil pada Jumat (17/10/2025).

Dari hasil penelusuran, kelompok tersebut diketahui bukan bagian dari pengelola taman maupun Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta. Dia menyebutkan komunitas yang dimaksud adalah Komunitas Fotografer Tebet Eco Park, yang diketahui juga aktif dan sering beraktivitas di dalam kawasan taman tersebut, namun tidak berafiliasi dengan dinas.

"Mereka membuat operasional sendiri seperti rompi, ID card, dan sebagainya, itu murni inisiatif dari komunitas," ujar Dimas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....