Sin Tek Bio, kelenteng bersejarah di tengah keramaian Pasar Baru
- 22 Jan 2023 19:52 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Salah satu kelenteng bersejarah di Ibu Kota adalah Kelenteng Sin Tek Bio atau yang lebih dikenal dengan nama Vihara Dharma Jaya. Sebagai seorang penyuka sejarah terlebih sejarah kota sendiri: Jakarta, memanfaatkan moment liburan sambil jalan-jalan di seputaran pusat perbelanjaan Pasar Baru, saya berkesempatan mengunjungi kembali kelenteng tersebut pada hari Jumat tanggal 7 Juni 2019 yang lalu.
Dari pengalaman mengikuti beberapa Tur Kebhinekaan mengunjungi rumah peribadatan bersejarah di Jakarta, termasuk kelenteng, saya mendapati informasi dari tour guide bahwa terkadang kelenteng disamakan dengan vihara, meskipun sebenarnya kelenteng dan vihara adalah berbeda. Kelenteng merupakan tempat peribadatan umat Konghucu atau Tionghoa perantauan sementara vihara merupakan tempat peribadatan umat Budha. Kerancuan ini terjadi karena setelah terjadinya peristiwa politik pada tahun 1965, pada tahun setelahnya ada pembatasan segala sesuatu yang mengandung unsur budaya Tionghoa, sehingga banyak umat Konghucu bergabung dengan salah satu agama dari 5 agama yang diakui negara saat itu, salah satunya adalah Budha yang mungkin lebih dekat secara tradisi. Begitu pula tempat peribadatannya mulai bergabung dan menggunakan nama vihara. Namun seiring perjalanan waktu dan sejarah, pada saat ini agama Konghucu telah diakui dan Tahun Baru Imlek sudah ditetapkan sebagai hari Libur Nasional.
Perlu kejelian untuk menemukan Kelenteng Sin Tek Bio atau Vihara Dharma Jaya ini karena letaknya yang ada di dalam gang-gang sempit Pasar Baru, namun untuk para pencinta kuliner akan relatif lebih mudah menemukannya karena lokasinya terletak tidak begitu jauh dari dua warung bakmi legendaris Ibu Kota, yaitu Bakmi Aboen dan Bakmi Gang Kelinci. Saya pun menemukan papan petunjuk lokasi Vihara Dharma Jaya tidak jauh dari kedua warung bakmi tersebut. Alamat kelenteng ini ada di Jl. Pasar Baru Dalam Pasar No. 146 Jakarta Pusat.
Setelah menelusuri gang-gang yang cukup sempit, tibalah saya dibangunan yang memiliki ciri khas sebuah Klenteng. Di bagian depannya terdapat dua patung singa penjaga dan bangunan Pagoda.
Kelenteng Sin Tek Bio dengan dua patung singa penjaga dan bangunan Pagoda di salah satu sisinya.
Di bagian atapnya, terdapat 2 patung naga dan mustika di tengahnya, ciri khas yang sama seperti yang terdapat di Kelenteng Tua dan bersejarah lainnya di Jakarta seperti Kelenteng Jin de yuan atau Kelenteng Kim Tek I di Petak Sembilan dan Kelenteng Ancol.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....