Suku Tugotil, suku primitif di Indonesia.

  • 06 Des 2024 16:24 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Apa ada yang tau dengan suku Tugotil ? Suku yang amat sangat primitif sekali dan jauh dari peradaban manusia, suatu suku yang berada sangat jauh dari perkotaan bahkan tidak mengenal apa-apa, masih mending di suku di pedalaman papua dan suku asmat.

Suku Tugotil adalah suku primitif di Indonesia yang sudah ada, sebelum Nusantara ada. Biasanya yang kita tau suku Primitif itu dari pedalaman papua, suku asmat, atau serui, Namun ada yang sangat primitif yaitu suku Tugotil. Suku ini, jauh dari peradaban manusia disana tidak ada air, listrik, lampu (lampu tempel atau obor, gelap gulita kalau malam), apalagi internet bahkan tidak ada sinyal, tidak ada pakaian, makanan ataupun masakan (alat untuk masak) juga rumah.

Untuk bertahan hidup suku ini berburu untuk seminggu apabila tidak cukup hasil buruannya, mereka makan umbi-umbian dan minum ataupun puasa sampai dapat hasil buruan lagi. Suku ini memasak dengan cara menggesek batu hingga keluar api seperti zaman purba. Mereka hidup berkelompok berdasarkan keturunannya, tidak ada kepala suku dan mereka tidak bersosialisasi, dengan kelompok lainnya, hidupnya berjalan berkelompok tidak menetap karena tidak ada rumah, tidurpun tidak tetap seketemunya rasa kantuk dan lelah dengan cara berdempet-dempetan atau berhimpitan.

Suku ini melakukan hubungan incest (perkawinan sedarah) karena mereka berkumpul hanya dengan keturunannya saja, perkawinan antara ibu dan anak atau bapak dan anak bahkan sesama sodara sering terjadi, akibatnya banyak bayi yang cacat, cara melehirkan mereka di dalam sungai, apabila mendapatkan bayi cacat langsung di bunuh di tempat dan di buang kesungai, yang normal yang dibesarkan. Suku tugotil ini sangat memuja pohon dan tumbuhan, apabila ada yang merusaknya atau menebang maka akan di bunuh, mereka takut dengan orang asing dan selalu ingin menyerang.

Suku Tugotil ini, terletak di pedalaman Halmahera, untuk menuju kesana menempuh waktu berhari-hari, dari Jakarta ke Ternate dengan pesawat memakan waktu 3 jam, dari Ternate naik feri menuju Sofifi (kepulauan di Halmahera) selama 8 jam, nunggu ferinya kurang lebih 3 jam. Dari Sofifi ke Maba Utara 6 jam mengendarai mobil lalu lanjut dengan motor ke pesisir pantai. setelah itu berjalan kaki kareana tidak bisa kendaraan masuk, kira-kira 12 jam tambah istirahat memasuki hutan untuk sampai di tempat suku tugotil tersebut.

Yang unik dari sukuk Tugotil mereka tidak berkulit gelap, berhidung mancung seperti keturunan arab atau aceh, konon suku tersebut berdarah portugal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....