Mengintip Berkah Lebaran Penjaga Jok Motor Pemakaman Semper
- 22 Mar 2026 11:23 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk peziarah yang memadati Taman Pemakaman Umum (TPU) Budi Dharma, Jakarta Utara, tampak seorang wanita lansia dengan sigap menata lembaran kardus di atas jok-jok motor yang terparkir. Ia adalah Ibu Rosita (60), sosok tangguh yang telah mendedikasikan lebih dari sepuluh tahun hidupnya untuk mencari nafkah sebagai penyedia jasa tutup kardus motor.
Pekerjaan yang mungkin dianggap sederhana oleh sebagian orang ini, nyatanya merupakan urat nadi kehidupan bagi keluarga Rosita. Dengan telaten, ia memastikan jok motor para peziarah tidak panas tersengat matahari. Sebagai imbalannya, ia menerima bayaran sukarela dari para pemilik kendaraan.
"Sudah lama saya kerja begini, dari anak saya masih kecil-kecil sampai sekarang sudah pada berumah tangga semua," ujar Rosita saat ditemui RRI Jakarta di sela kesibukannya, Sabtu 21 Maret 2026.
Rosita bercerita bahwa dari hasil keringatnya mengumpulkan recehan di pemakaman, ia berhasil membesarkan tujuh orang anaknya—enam perempuan dan satu laki-laki. Bahkan, ia mampu membiayai sekolah mereka hingga mandiri.
Hari Raya Idulfitri menjadi momentum yang paling dinanti oleh Rosita. Jika pada hari biasa ia rata-rata mengantongi Rp50.000 hingga Rp100.000, di masa libur Lebaran seperti saat ini, pendapatannya meningkat signifikan.
"Kalau lagi ramai begini, sehari bisa dapat Rp200.000 sampai Rp300.000. Biasanya ramainya sampai tiga hari (setelah Lebaran), setelah itu mulai turun lagi," ungkap warga Kampung Sawah ini.
Meski usianya sudah memasuki kepala enam, Rosita mengaku tidak ingin berpangku tangan. Baginya, selama fisik masih mampu, ia akan terus bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari-hari, termasuk bagi anak bungsunya yang masih dalam tanggungannya.
Di balik kemandiriannya, Rosita menyimpan sedikit harapan kepada pemerintah. Ia mengaku saat ini sudah tidak lagi mendapatkan bantuan sosial (bansos) seperti tahun-tahun sebelumnya. Padahal, sebagai lansia yang bekerja di sektor informal, bantuan tersebut sangat berarti baginya.
"Dulu waktu anak masih kecil sempat dapat (bansos), tapi sekarang sudah enggak. Kurang tahu kenapa. Harapannya ya kalau bisa diperhatikan lagi sama pemerintah buat orang-orang seperti saya," tuturnya menutup pembicaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....