Jelang Lebaran, Pedagang Ketupat Keluhkan Bahan Baku Naik

  • 20 Mar 2026 13:18 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Mendekati perayaan Hari Raya Idul Fitri, para pedagang ketupat musiman mulai memadati trotoar jalan untuk mengais rezeki. Namun, suasana Lebaran tahun ini terasa berbeda bagi para pedagang. Mereka mengeluhkan penurunan omzet akibat sepinya pembeli dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ibu Rosyidah (45), salah satu pedagang ketupat yang rutin berjualan setiap tahunnya, mengungkapkan bahwa penjualan kali ini terasa cukup lesu. Menurutnya, kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh banyaknya warga yang memilih untuk pulang kampung (mudik) lebih awal.

"Sekarang mah agak sepi, enggak kayak tahun-tahun yang sudah-sudah. Mungkin karena kebanyakan orang sudah pada pulang kampung juga," ujar Ibu Rosyidah saat ditemui RRI Jakarta di lapak dagangannya, Rabu 18 Maret 2026.

Selain faktor sepinya pembeli, kendala lain yang dihadapi pedagang adalah naiknya harga bahan baku janur. Janur yang didatangkan dari daerah Malimping tersebut mengalami kenaikan harga dari tingkat pengepul atau "bos".

Jika pada tahun sebelumnya satu ikat janur (berisi 200 lembar) dibanderol seharga Rp80.000, tahun ini harganya melonjak menjadi Rp100.000 per ikat. Kenaikan sebesar Rp20.000 ini memaksa pedagang untuk menyesuaikan harga jual ke konsumen agar tetap mendapatkan keuntungan.

Saat ini, Ibu Rosyidah menjual janur mentah seharga Rp10.000 per 10 biji. Sementara untuk ketupat yang sudah dianyam, ia mematok harga Rp15.000 per 10 biji. Selisih harga tersebut digunakan untuk menutupi biaya jasa anyam, serta biaya operasional lainnya seperti parkir dan retribusi kebersihan.

"Kita ambil untung sedikit yang penting cepat (laku). Kasihan juga pembeli kalau kemahalan. Harapannya ya pengennya ramai saja, enggak ada kendala," tambahnya.

Meski saat ini masih tergolong sepi, para pedagang tetap optimis bahwa puncak keramaian pembeli akan terjadi pada H-2 menjelang Lebaran. Di saat itulah biasanya masyarakat mulai berburu ketupat sebagai hidangan utama di hari kemenangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....