Niatkan I‘tikaf Setiap Memasuki Masjid
- 13 Mar 2026 13:09 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Seruan untuk kembali menghidupkan adab i‘tikaf kembali mencuat di sejumlah masjid pada pertengahan Ramadan. Banyak ulama menekankan bahwa setiap muslim dianjurkan meniatkan i‘tikaf meski hanya duduk sebentar di masjid, selama ia meniatkannya sebagai ibadah.
Imbauan ini sejalan dengan penjelasan ulama salaf. Di antaranya, nasihat dari Imam Nawawi yang menyatakan bahwa setiap orang yang memasuki masjid selayaknya berniat i‘tikaf, baik sering berada di masjid maupun hanya sebentar. Menurutnya, adab ini perlu diajarkan secara luas agar tidak terlupakan oleh generasi muda maupun orang dewasa.
Prinsip ini juga memiliki dasar dari Al-Qur’an. Allah berfirman pada kisah para nabi terdahulu yang menegaskan keberadaan i‘tikaf sebagai ibadah yang disyariatkan:
﴿وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ﴾
"Sedangkan kamu ber-i‘tikaf di dalam masjid."
(QS. Al-Baqarah: 187)
Ayat ini menjadi dalil bahwa keberadaan i‘tikaf merupakan bagian dari ibadah yang dijaga keberlangsungannya.
Hadis sahih juga menegaskan keutamaan menetap di masjid dengan niat ibadah. Rasulullah ﷺ bersabda:
﴿وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ﴾
“Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang Aku wajibkan kepadanya.”
(HR. Bukhari)
Para ulama menegaskan bahwa menjaga kehadiran di masjid dengan niat ibadah, termasuk i‘tikaf, termasuk bentuk pendekatan diri kepada Allah.
Jumhur ulama salaf menjelaskan bahwa i‘tikaf tidak harus panjang waktunya. Asalkan seseorang berada di dalam masjid dan berniat i‘tikaf, maka ia telah mendapatkan keutamaan amalan tersebut. Para fuqaha dari mazhab empat juga bersepakat bahwa i‘tikaf bisa dilakukan sebentar, selama memenuhi syarat: berada di masjid dan berniat.
Para penggiat dakwah pun mendorong agar adab ini dihidupkan kembali, terutama pada malam-malam Ramadhan yang penuh keberkahan. Menghidupkan i‘tikaf, meski hanya sebentar, diyakini mampu menumbuhkan kedekatan hati kepada Allah serta menghadirkan suasana spiritual yang lebih kuat.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan adab ini kembali melekat sebagai kebiasaan baik umat Islam. Niat i‘tikaf meski sebentar dapat menjadi pintu masuk untuk melahirkan kecintaan yang lebih dalam terhadap masjid dan ibadah di dalamnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....