Ramadan Momentum Mendekatkan Diri kepada Al-Qur’an

  • 10 Mar 2026 13:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Bulan Ramadan menjadi kesempatan berharga bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan memperbaiki diri. Momentum ini juga menjadi waktu terbaik untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Hal tersebut disampaikan Pengelola Program Kemualafan Dompet Dhuafa, Muhammad Labib, dalam program Syiar Ramadan di radio 91,2 FM Pro 1 RRI Jakarta dengan tema “Alquran dan Ramadan.”

Labib menjelaskan, Ramadan merupakan bulan istimewa yang tidak semua orang diberi kesempatan untuk menjumpainya. Karena itu, setiap Muslim seharusnya memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, Ramadan dapat diibaratkan sebagai bonus besar dalam kehidupan. Jika seseorang melewati bulan tersebut tanpa mendapatkan ampunan, maka itu merupakan kerugian yang sangat besar.

“Bayangkan, umur manusia sekarang relatif pendek dibandingkan umat terdahulu. Maka hadirnya Ramadan ini menjadi keuntungan sekaligus rahmat bagi kita untuk memperbanyak amal,” ujarnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Labib juga menekankan keterkaitan erat antara Ramadan dan Al-Qur’an. Ia mengutip firman Allah SWT yang menyebutkan bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta pembeda antara yang benar dan yang batil.

Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya untuk kalangan tertentu seperti ulama atau orang yang mendalami ilmu agama. Kitab suci itu merupakan pegangan hidup bagi semua manusia dalam menjalani kehidupan, apa pun profesinya.

“Entah kita sebagai petani, pedagang, pengemudi, atau profesi lainnya, Al-Qur’an tetap menjadi pedoman hidup untuk mengarungi kehidupan di dunia,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk mulai belajar atau meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an. Bahkan bagi mereka yang belum bisa membaca sekalipun, Ramadan tetap menjadi waktu yang tepat untuk memulai proses belajar.

Labib menegaskan bahwa Allah tidak hanya menilai hasil akhir dari ibadah seseorang, tetapi juga melihat usaha yang dilakukan dalam proses mendekatkan diri kepada-Nya.

Selain itu, ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa Al-Qur’an kelak akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya.

Karena itu, ia mengajak umat Muslim untuk tidak menyia-nyiakan sisa waktu Ramadan dengan meningkatkan amalan, khususnya membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

“Mulailah dari hal kecil. Jika belum bisa membaca banyak, mulai saja dari yang sederhana seperti membaca basmalah atau belajar huruf demi huruf. Yang penting ada usaha untuk mendekat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....