Konser Amal dan Sedekah Musik, Cara RRI dan Seniman Berbagi di Bulan Ramadan

  • 23 Feb 2026 20:03 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah musisi tanah air memeriahkan konser amal bernuansa religi, di antaranya Ita Purnamasari, Badai, Rey Jonih, Suci Pratiwi, Papinka, hingga Caffeine. Penampilan mereka mengalun lembut di Auditorium Abdurahman Saleh, RRI, Jakarta, pada Senin 23 Februari 2026.

Ita Purnamasari tampil membawakan lagu “Dengan Menyebut Nama Allah” yang pertama kali dipopulerkan oleh Novia Kolopaking tahun 1992. Suara Ita menyihir hadirin auditorium dan pendengar radio. Di konser amal ini, ia juga menyedekahkan lagu “Tiada yang Melebihi” ciptaan Dwiki Dharmawan.

“Mas Dwiki titip salam, tidak bisa hadir di sini, namun lagu “Tiada yang Melebihi” untuk disedekahkan ke acara ini,” kata Ita Purnamasari saat berdialog dengan pembawa acara usai menyanyikan satu lagu.

Konser amal yang digelar pada bulan Ramadan ini menghadirkan kolaborasi lintas musisi dan lembaga keagamaan untuk menghimpun donasi bagi anak yatim, kaum duafa, serta masyarakat terdampak bencana. RRI memberikan tema konser ini dengan “Harmoni Negeri untuk Berbagi”.

Dalam konser amal ini, RRI turut menggandeng Nada Bumi serta Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK). LPOI beranggotakan sejumlah organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama, Syarikat Islam, dan Persis, sedangkan LPOK menghadirkan perwakilan agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu.

Selama konser yang berlangsung dua jam lebih itu, terkumpul donasi sebesar Rp72.688.000 serta wakaf 200 mushaf Al-Qur’an. Informasi itu diumumkan oleh band Caffeine sebagai penampil terakhir. RRI menggandeng Yayasan Muse Amal Bakti sebagai mitra penyaluran donasi.

Direktur Utama RRI, Hendrasmo menyampaikan bahwa konser amal dan sedekah musik ini menjadi bagian dari mandat lembaga penyiaran publik tersebut. Momentum Ramadan, menurut dia, memperkuat ajakan membangun solidaritas sosial melalui jejaring yang dimiliki RRI.

“Kita ini kan sebetulnya media yang senantiasa melakukan [kegiatan seperti ini, yaitu] gerakan sosial. Hari ini kita bicara tentang bagaimana membangun solidaritas sosial, kesetiakawanan. Harmoni Negeri untuk Berbagi,” ujar Hendrasmo.

Sementara itu, CEO Nada Bumi, Rio Zelly Rinaldo menjelaskan konser amal ini menjadi ruang kolaborasi antara musisi dan pengelola hak cipta untuk menyalurkan royalti sebagai bentuk sedekah. Menurutnya, sistem royalti yang selama ini berjalan di Nada Bumi memungkinkan pendapatan lagu dialihkan bagi kepentingan sosial.

Ia menuturkan, gagasan tersebut muncul dari keprihatinan atas berbagai bencana yang terjadi belakangan ini. Sejumlah lagu produksi Nada Bumi, termasuk yang dibawakan talenta mereka, diniatkan untuk disedekahkan dengan mekanisme penyaluran yang tersistem dan transparan.

“Ketika itu masuk ke dalam sistem kami di Nada Bumi, ketika niatnya untuk disedekahkan, maka hasil royaltinya saya akan kirim ke Yayasan Muse. Dari yayasan itu yang nanti akan bergerak atau ditujukan ke yang membutuhkan seperti bencana alam dan lain-lain,” ujar Rio.

RRI turut mengundang mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Said Aqil Siradj. Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah ini memberikan tausyiah agama atau kuliah tujuh menit sebelum waktu berbuka puasa.

Said memaknai konser tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kesalehan sosial di tengah masyarakat majemuk. Ia mengutip pandangan ulama klasik yang hidup sekitar abad ke-8 masehi, Dzun-Nun al-Mishri.

“Musik itu suara kebenaran yang bisa membawa kita menuju yang Maha Benar.Kalau kita mendengarkan musik dengan betul-betul ingin mencapai sesuatu yang baik, maka kita akan bisa mengenal hakikat,” kata Said. Ia juga ikut menyumbangkan royalti dari rekaman kreatif shalawat Hifzul Bilad.

Banyak diantara kita sudah mafhum, bahwa sedekah tidak terbatas pada materi atau uang. Ia dapat diwujudkan melalui karya seni yang memberi manfaat luas. Media arus utama seperti RRI, di mana musik menjadi medium terdekat, musik dioptimalkan untuk kepentingan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....