Webinar Tarhib Ramadan, Penguatan Peran Perempuan Dalam Islam

  • 14 Feb 2026 15:39 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Jelang bulan suci Ramadhan (1447 H), Wazin Indonesia bekerja sama dengan Markaz Tathwir Ta’lim Thullab al-Wafidin, pada Jumat 13 Februari 2026 kemarin menyelenggarakan webinar Tarhib Ramadan dan Penguatan Peran Perempuan, dengan tema "Teladan Muslimah dalam Sejarah Islam".

Kegiatan ini menjadi pertemuan perdana dari rangkaian diskusi yang dirancang berkelanjutan sebagai ruang refleksi, pembelajaran, serta penguatan narasi perempuan dalam khazanah Islam dan realitas kontemporer.

Webinar ini tidak hanya menjadi forum silaturahmi akademik, tetapi juga ruang kesadaran kolektif untuk meninjau kembali posisi dan kontribusi perempuan dalam sejarah peradaban Islam. Dalam paparannya, para narasumber menghadirkan perspektif yang menggabungkan refleksi sejarah, kesadaran spiritual, serta relevansi sosial yang dekat dengan kehidupan perempuan masa kini.

Prof. Dukturoh Nahlah Shobri al-Sa‘idhi, salah satu pembicara menekankan pentingnya perempuan memiliki kesadaran diri dan keberanian untuk melakukan perubahan.

"Perempuan perlu mengenali jati dirinya dan memahami potensi yang Allah titipkan, sehingga mampu mengambil peran aktif dalam membangun keuarga dan masyarakat," ujarnya.

Maka dari itu Prof. Dukturoh mengajak peserta meneladani figur-figur perempuan dalam Islam seperti Ummahatul Mu’minin, para sahabiyat, serta ulama perempuan yang tidak hanya berpengaruh di ruang domestik, tetapi juga berdaya dalam ruang sosial dan keilmuan.

Sementara itu, Saudari Zulfa Nur Alimah juga memaparakan sekaligus mengajak peserta memahami bagaimana Islam sebenarnya memosisikan perempuan secara adil dan bermartabat.

"Pemahaman yang tepat, menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap ajaran Islam terkait perempuan," tegasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa isyraq (becahaya) bukan ditentukan oleh popularitas atau sorotan publik, melainkan oleh kesungguhan dalam menjalankan peran yang sedang diamanahkan. Ibu rumah tangga dengan dedikasi perannya, pelajar dengan kesungguhan belajarnya, serta perempuan karier dengan tanggung jawab profesionalnya, semuanya memiliki ruang kemuliaan yang sama ketika dijalani dengan niat dan kesadaran.

Lebih jauh, diskusi juga menyinggung tantangan perempuan dalam menjalani peran ganda di tengah tuntutan sosial modern. Kesadaran akan peran, manajemen tanggung jawab, serta dukungan lingkungan menjadi kunci agar perempuan tetap mampu menjaga keseimbangan antara kontribusi pribadi, keluarga, dan masyarakat.

Sebagai pertemuan pertama, webinar ini juga membuka ruang dialog yang luas dan reflektif menjelang Ramadan, sebuah momentum spiritual yang tepat untuk memperbarui niat, memperdalam kesadaran diri, serta menyalakan kembali cahaya kontribusi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Harapannya, rangkaian pertemuan selanjutnya dapat terus menjadi wadah pembelajaran kolektif yang melahirkan perempuan-perempuan berdaya, berilmu, dan bercahaya melalui peran yang dijalani dengan penuh kesadaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....