"Pesta Bola Dunia RRI" Resmi Ditutup, Sukses Hadirkan Siaran Olahraga Inklusif
- 21 Jul 2026 20:15 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Program Pesta Bola Dunia RRI resmi ditutup setelah lebih dari sebulan menyiarkan langsung pertandingan Piala Dunia 2026.
- RRI berhasil menghadirkan siaran olahraga yang inklusif dengan melibatkan komunitas penyandang disabilitas netra.
- Keterlibatan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) menjadi salah satu capaian penting yang menunjukkan komitmen RRI terhadap aksesibilitas penyiaran.
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Pesta Bola Dunia RRI resmi ditutup setelah lebih dari sebulan menyiarkan langsung pertandingan Piala Dunia 2026. Selama penyelenggaraan, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia, atau RRI dinilai berhasil menghadirkan siaran olahraga yang inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas netra.
Ketua Dewan Pengawas RRI Anwar Mujahid Adhy Trisnanto mengatakan keterlibatan komunitas disabilitas netra, misalnya Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) menjadi salah satu capaian penting selama penyelenggaraan program. Menurutnya, merangkul kelompok disabilitas menjadi kewajiban bagi lembaga penyiaran publik.
“Ini bagian dari kebijakan yang dibuat oleh Dewan Pengawas untuk periode 2021-2026 ini ya memperhatikan teman-teman disabilitas ini. Jadi menjadi kewajiban kita untuk memang melayani mereka. Tidak berhenti ke Piala Dunia tapi pasti juga ke event-event yang lain," kata Anwar usai seremoni penutupan program siaran, di Jakarta, Selasa 21 Juli 2026.
Inklusivitas tersebut dibangun melalui cara penyampaian jalannya pertandingan secara deskriptif sehingga pendengar dapat membayangkan setiap momen di lapangan. Pandit sepak bola, Estu Santoso menilai cara itu memberikan ruang bagi setiap pendengar untuk menikmati sepak bola layaknya menyaksikan langsung di stadion.
“Ketika saya diminta siaran di radio, saya harus menggambarkan bagaimana pertandingan di lapangan itu terjadi dan menurut saya itu salah satu pengalaman terbaik. Saya bangga jadi bagian dari Piala Dunia 2026 di RRI, terutama untuk teman-teman tunanetra,” ujar Estu di lokasi yang sama.
Sementara itu, Direktur Program dan Produksi RRI Mistam menilai Program Pesta Bola Dunia tidak hanya menghadirkan siaran langsung pertandingan, melainkan juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi di tingkat internasional.
“Program Piala Dunia yang sudah terselenggarakan ini bisa memberikan inspirasi bagi anak bangsa sehingga keinginan untuk berkompetisi di tingkat internasional itu lebih menjadi bagian yang tak terpisahkan dari jiwa anak-anak bangsa yang memang punya potensi untuk berolahraga, terutama bola,” kata Mistam, usai acara.
Selain menyiarkan laga dengan sportcaster dan komentator, RRI juga menghadirkan beragam program pendukung seperti ulasan pertandingan, podcast, hingga trivia Piala Dunia untuk memperkaya pengalaman pendengar.
Pada seremoni, RRI turut memberikan apresiasi kepada komentator yang menemani pendengar selama siaran pertandingan, yaitu Nova Arifianto, Taufan Rahmanda, Estu Santoso, Yanto Prawironegoro, Juprianto Alexander, dan Hendry Wibowo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....