Persaingan e-karting Profesional Berkesempatan Ikut Final 2027 di Finlandia

  • 28 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Persaingan e-karting Profesional Berkesempatan Ikut Final 2027 di Finlandia

RRI.CO.ID, Jakarta — Persaingan e-karting profesional di Indonesia memasuki babak baru. Kart.inc Pro League (KPL) Season 2 resmi bergulir mulai September hingga Desember 2026 di Kart.inc, Entertainment District PIK 2, Tangerang.

Tak sekadar memperebutkan gengsi sebagai tim terbaik di Indonesia, musim kedua KPL menawarkan motivasi lebih besar bagi para peserta. Sang juara nantinya akan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia di SWS E-Sprint International Final 2027 di Finlandia, dengan dukungan perjalanan dan akomodasi yang disediakan.

Total prize pool Rp500 juta juga menjadi bagian dari daya tarik kompetisi yang mempertemukan tim-tim e-karting terbaik di Tanah Air tersebut.

Tiga Tim Baru Perketat Persaingan

KPL Season 2 dipastikan berlangsung lebih kompetitif dengan hadirnya tiga tim baru, yakni DART Elite Karting, AAA Clan, dan Saker Racing Team. Bergabungnya tiga pendatang baru tersebut menambah warna persaingan sekaligus membuat perebutan poin antartim semakin ketat. Mereka akan berhadapan dengan tim-tim yang telah lebih dahulu menjadi bagian dari ekosistem KPL. CEO Kart.inc, Michael Jorgy, mengatakan kehadiran tim-tim baru menjadi salah satu perkembangan penting dalam penyelenggaraan KPL Season 2.

“Kami sangat bangga meluncurkan KPL Season 2 dan menyambut hangat kehadiran DART Elite Karting, AAA Clan, serta Saker Racing Team dalam ekosistem liga kami.”

Menurut Michael, KPL sejak awal tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi balap lokal. Liga tersebut dirancang untuk menjadi jalur pengembangan pembalap Indonesia menuju kompetisi internasional.

“Visi besar KPL bukan sekadar menggelar balapan lokal, melainkan membangun jalur prestasi yang nyata menuju panggung dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesempatan membawa juara KPL ke Finlandia menjadi bagian dari upaya membuktikan kemampuan pembalap e-karting Indonesia di level internasional.

“Dengan memberangkatkan juara musim ini ke Finlandia, kami ingin membuktikan bahwa talenta e-karting Indonesia siap dan mampu bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dari berbagai belahan negara,” kata Michael.

Format Endurance Race Uji Fisik dan Strategi

Bukan hanya komposisi peserta yang berubah. KPL Season 2 juga menghadirkan format kompetisi yang lebih menantang. Dari total enam putaran, dua di antaranya akan menggunakan format Endurance Race. Format ini menuntut setiap tim tidak hanya memiliki pembalap dengan kemampuan mengemudi yang baik, tetapi juga strategi balap dan pergantian pembalap yang matang.

Endurance Race juga akan menguji kemampuan tim dalam menjaga konsistensi performa sepanjang perlombaan. Faktor ketahanan fisik, pengelolaan strategi, hingga pengambilan keputusan di lintasan menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir.

Selain itu, KPL memperkuat program regenerasi melalui kategori Junior. Pada musim kedua, setiap tim dapat menurunkan dua racer utama dan satu racer reserve atau cadangan. Kebijakan tersebut membuka ruang lebih besar bagi pembalap muda untuk mendapatkan pengalaman kompetitif sekaligus berkembang dalam lingkungan balap profesional.

Dorong Regenerasi Atlet Motorsport

Langkah pengembangan kategori Junior dan penerapan Endurance Race juga mendapat apresiasi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai induk organisasi motorsport nasional. Namun, dalam rilis yang diterima, nama serta jabatan perwakilan IMI yang memberikan pernyataan masih tercantum sebagai [Nama Perwakilan/Juru Bicara IMI] dan [Jabatan]. Karena itu, identitas tersebut perlu dikonfirmasi sebelum artikel diterbitkan sebagai kutipan resmi.

Dalam pernyataan yang tercantum dalam rilis, pihak IMI menilai penerapan format Endurance Race dan penambahan kuota pembalap Junior dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet motorsport sejak usia dini.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi format balap yang dihadirkan oleh KPL Season 2, khususnya penerapan Endurance Race dan penambahan kuota partisipasi di kelas Junior.” Pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa format kompetisi yang lebih menantang dapat membantu pembalap muda membangun pengalaman, daya juang, serta kesiapan fisik dan mental menghadapi kompetisi.

Dari PIK 2 Menuju Panggung Dunia

KPL Season 2 digelar di fasilitas Kart.inc, Entertainment District PIK 2, yang memiliki area seluas 2.475 meter persegi dan diklaim sebagai supertrack indoor terbesar di Indonesia. Dengan konsep franchise league dan team championship, KPL tidak hanya menempatkan pembalap sebagai individu, tetapi juga membangun persaingan antartim sepanjang musim. Puncak persaingan musim ini akan menjadi penentu siapa yang berhak membawa nama Indonesia ke SWS E-Sprint International Final 2027 di Finlandia.

Dengan hadiah total Rp500 juta, hadirnya tiga tim baru, format Endurance Race, serta jalur menuju kompetisi dunia, KPL Season 2 membawa e-karting Indonesia ke babak persaingan yang semakin serius. Dari lintasan indoor di PIK 2, para pembalap kini memiliki satu target tambahan menjadi juara di Tanah Air dan membawa nama Indonesia ke panggung e-karting dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....