Ajang Balap Formula E, Persiapan Sudah Capai 90 Persen

  • 10 Jun 2025 16:35 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Persiapan pelaksanaan Jakarta E-Prix 2025 di Kawasan Ancol, Jakarta Utara yang akan berlangsung pada 21 Juni 2025 telah mencapai 90 persen.

Dalam waktu dekat, seluruh sarana dan prasana ajang balap mobil listrik internasional ini akan selesai dikerjakan.

“Semuanya akan diinfeksi secara ketat oleh tim agar pelaksanaan acara berjalan lancar dan aman. Kesuksesan kegiatan ini akan membuktikan bahwa Jakarta mampu untuk handling acara yang bersifat internasional,” ujar Direktur Bisnis & Operasional PT Jakarta Propertindo, I Gede Adi Adnyana saat meninjau langsung kesiapan sirkuit di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Jakarta Utara, Selasa (10/06/2025).

Adi menyampaikan, Formula E ini merupakan ajang menuju Jakarta menjadi Kota Global. Untuk itu, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dalam mencapai tujuan ini sekaligus menuju Jakarta 5 abad.

Banyak perbedaan dalam pelaksanaan ajang bergengsi yang ketiga kali ini. Ini disebabkan, setiap tahun dalam pelaksanaan di setiap negara harus ada peningkatan, baik dari sisi konstruksi mobil, mesin mobil dan lainnya.

“Sasis atau mesin semuanya sudah berubah, dengan waktu hanya 1,86 detik mobil balap Formula E ini bisa melesat 0 hingga 100 km/jam,” kata Adi Adnyana.

Dunia, akan kembali menyaksikan perhelatan akbar yang akan diikuti oleh 22 tim dan 11 pembalap. Acara yang berlangsung sebelum HUT Kota Jakarta, akan diliput oleh 170 negara.

Hingga saat ini lanjut Adi, minat masyarakat untuk menyaksikan event ini cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah tiket yang terjual telah mencapai lebih dari 50 persen.

“Dari 20 ribu lebih kuota tiket yang disediakan, saat ini 10 ribu lebih telah terjual,” ucapnya.

Menurut Adi, ajang balap mobil internasional membangkitkan roda ekonomi di Jakarta, tidak hanya UMKM tapi juga bisnis hotel.

“Balap mobil ini bukan hanya soal sport dan entertainment, tapi juga membangkitkan roda ekonomi. Tidak hanya bisnis UMKM tapi juga sebagian hotel di area Jakarta Utara sudah penuh dan ini akan berdampak sangat signifikan, terutama pajak pendapatan daerah yang meningkat,” ujar Adi Adnyana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....