Penyebab Motor Susah Starting

  • 10 Des 2024 11:24 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Motor susah starting bisa disebabkan oleh beberapa faktor, baik dari sistem kelistrikan maupun mesin. Berikut beberapa penyebab umum yang sering terjadi:


Masalah pada Sistem Kelistrikan:

Aki Soak: Aki yang sudah lemah atau soak tidak mampu memberikan daya yang cukup untuk menghidupkan mesin.

Kabel Putus atau Korsleting: Kabel yang putus atau korsleting akan mengganggu aliran listrik ke komponen-komponen lain, termasuk starter.

Saklar-saklar Bermasalah: Saklar starter, saklar kill switch, atau saklar-saklar lain yang tidak berfungsi dengan baik dapat menghambat proses starting.

Busi: Busi yang kotor atau aus akan kesulitan menghasilkan percikan api yang kuat untuk membakar campuran udara dan bahan bakar.

Koil: Koil yang rusak tidak akan mampu menghasilkan tegangan tinggi yang dibutuhkan oleh busi.

CDI: Kerusakan pada CDI dapat mengganggu waktu pengapian busi.

Masalah pada Mesin:

Kehabisan Bensin: Ini adalah penyebab paling sederhana, namun seringkali terlewatkan.

Kompresi Mesin Rendah: Kompresi yang rendah dapat disebabkan oleh kerusakan pada ring piston, klep, atau ausnya silinder.

Starter Rusak: Dinamo starter yang lemah atau rusak tidak akan mampu memutar mesin dengan cukup cepat.

Mesin Overheat: Mesin yang terlalu panas dapat menyebabkan kesulitan saat starting.

Faktor Lain:

Cuaca Ekstrem: Cuaca yang terlalu dingin atau terlalu panas dapat mempengaruhi kinerja aki dan komponen listrik lainnya.

Oli Mesin Kotor: Oli mesin yang kotor dapat menyebabkan gesekan pada komponen mesin menjadi lebih besar dan membuat mesin sulit dihidupkan.

Cara Mengatasi:

Cek Kondisi Aki: Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan aki. Jika tegangan terlalu rendah, sebaiknya aki diganti.

Periksa Kabel-kabel: Pastikan semua kabel terhubung dengan baik dan tidak ada yang putus atau korsleting.

Bersihkan Busi: Bersihkan busi dengan sikat kawat halus. Jika elektroda sudah aus, ganti dengan busi baru.

Cek Kompresi Mesin: Jika dicurigai ada masalah pada kompresi mesin, sebaiknya bawa motor ke bengkel untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Periksa Starter: Jika starter berbunyi lemah atau tidak berputar sama sekali, kemungkinan dinamo starter rusak.

Pastikan Mesin Dingin: Biarkan mesin menjadi dingin terlebih dahulu sebelum mencoba menghidupkannya kembali, terutama jika mesin sebelumnya mengalami overheat.

Tips Tambahan:


Gunakan Bahan Bakar Berkualitas: Gunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Lakukan Perawatan Rutin: Rutin mengganti oli mesin dan filter udara akan menjaga performa mesin tetap optimal.

Perhatikan Tanda-tanda Awal: Jika motor mulai menunjukkan tanda-tanda kesulitan starting, segera lakukan pemeriksaan.

Jika Anda masih kesulitan menemukan penyebab masalahnya, sebaiknya bawa motor Anda ke bengkel resmi atau bengkel terpercaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....