Dari Gang Sempit Ibu Kota, menuju Panggung Dunia
- 25 Apr 2026 11:00 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk pemukiman padat penduduk di Jakarta, sebuah pemandangan tak biasa kerap mencuri perhatian. Bukan sekadar anak-anak bermain lari-larian, sekelompok bocah di sebuah gang sempit nampak lincah melakukan gerakan salto, tendangan bela diri, hingga akrobatik di atas lantai semen tanpa alas matras.
Adalah Yoga Ardian (35), pria yang akrab disapa Kak Yo, sosok di balik fenomena ini. Berbekal latar belakang bela diri Capoeira, Wushu, hingga Breakdance, Yoga mendirikan komunitas "IndoSalto" sekitar tiga tahun lalu, tepatnya saat pandemi COVID-19 melanda.
"Awalnya saya bikin IndoSalto karena suka akrobatik, saya gabungin tendangan dan salto. Pas pandemi, anak-anak sekolah di rumah dan nggak ada kegiatan, akhirnya mereka melihat saya latihan dan ikut bergabung," ujar Yoga ketika ditemui RRI Jakarta Jumat 24 April 2026.
Meski latihan dilakukan di lokasi yang sangat terbatas dan jauh dari fasilitas mewah, Yoga tidak main-main dalam melatih. Ia memulai latihan dari dasar, seperti keseimbangan, penguatan otot tangan menggunakan palang besi (bar) buatannya sendiri, hingga teknik handstand. Hasilnya luar biasa; hanya dalam waktu satu hingga tiga bulan, anak-anak didiknya rata-rata sudah mampu melakukan backflip (salto belakang).
Yoga menjelaskan bahwa tujuannya bukan sekadar mengisi waktu luang. Ia ingin berbagi keterampilan yang ia miliki agar anak-anak di lingkungannya memiliki keahlian profesional.
"Saya ingin mereka bisa (salto) di lantai, bukan cuma di matras. Jadi kalau nanti ada casting film atau pertunjukan, mereka sudah siap secara profesional," tambahnya.
Dedikasi Yoga telah membuahkan hasil nyata. Sebelumnya, tim putra didikannya berhasil menembus babak semifinal ajang Indonesia’s Got Talent dan sempat tampil dalam berbagai pertunjukan di Singapura. Kini, fokus Yoga beralih melatih anak-anak perempuan, salah satunya adalah Acil, murid pertamanya yang kini telah dipercaya menjadi asisten pelatih di berbagai sekolah dan tempat kebugaran.
Yoga sengaja memilih gang di depan rumahnya sebagai tempat latihan karena faktor ekonomi dan aksesibilitas. Menurutnya, pergi ke taman kota membutuhkan biaya transportasi dan waktu yang tidak sedikit bagi anak-anak tersebut.
Melalui IndoSalto, Yoga Ardian membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas dan ruang bukanlah penghalang untuk mencetak generasi yang tangguh, disiplin, dan berprestasi. Kini, dari sebuah gang sempit di Jakarta, mimpi anak-anak tersebut untuk menjadi atlet dan penampil profesional mulai menemukan jalannya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....