Menlu Sugiono Terpilih Jadi Ketum PB IPSI
- 13 Apr 2026 11:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030 secara aklamasi melalui Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu, 11 April 2026.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga, kemenpora.go.id, pada Minggu, 12 April 2026, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Menlu Sugiono.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Sugiono yang menjadi Ketua IPSI secara aklamasi dan juga selamat kepada semua para pengurus demisioner yang selama ini juga bekerja luar biasa," kata Menpora Erick.
Menpora menegaskan bahwa Kemenpora siap mengawal pembinaan dan pengembangan pencak silat agar semakin dikenal di tingkat internasional, sejalan dengan tema Munas yaitu "Pencak Silat Menuju Olimpiade." Hal ini juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo untuk menjadikan pencak silat sebagai ikon Indonesia di dunia, sebagaimana olahraga bela diri lainnya yang telah memiliki panggung global.
Pencak silat dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global. Selain prestasi yang konsisten di berbagai ajang, olahraga ini juga mengandung nilai budaya dan pembentukan karakter yang kuat.
Menpora Erick menegaskan bahwa pencak silat harus mampu bersaing di panggung dunia sebagaimana olahraga bela diri lainnya. Ia menyebut saat ini telah ada 83 perwakilan pencak silat di berbagai negara dan ke depan pemerintah bersama IPSI berkomitmen tidak hanya memperluas penyelenggaraan event pencak silat secara internasional, tetapi juga memperkuat akarnya di dalam negeri.
Saat ini, pencak silat didukung oleh 840 perguruan di seluruh Indonesia. Kondisi ini menjadi modal penting dalam memperkuat posisi pencak silat sebagai olahraga global sekaligus warisan budaya bangsa.
Sementara itu, Ketum PB IPSI terpilih Sugiono menyatakan bahwa kepemimpinan yang diembannya merupakan tanggung jawab yang besar.
"IPSI memiliki tugas dan kewajiban untuk membawa pencak silat ke panggung internasional, termasuk dalam event-event olahraga berskala dunia, dengan target utama keikutsertaan di ajang Olimpiade," tegas Sugiono.
Kepemimpinan baru di PB IPSI diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan pihak swasta. Dengan arah kebijakan yang jelas dan dukungan berbagai pihak, pencak silat memiliki peluang besar untuk semakin berkembang dan menjadi kebanggaan Indonesia di tingkat internasional.
(Kerin Driyana - Mahasiswa Universitas Nasional)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....