NTB Siap Gelar Angkat Besi PON 2028

  • 16 Mar 2026 08:17 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Nusa Tenggara Barat atau NTB menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah cabang olahraga angkat besi pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XXII tahun 2028. Hal ini ditegaskan Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pengprov PABSI) NTB, Karina De Vega.

"Kami berterima.kasih kepada KONI Pusat,PB PABSI, KONI Nusa Tenggara Barat, atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB menjadi penyelenggara cabor angkat besi," kata Karina De Vega ketika dihubungi via whattsap, Senin 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, NTB menyiapkan dua gedung olahraga (GOR) sebagai alternatif venue. Sesuai arahan pemerintah, tidak ada pembangunan arena baru untuk PON 2028. “Kami akan melakukan renovasi agar sesuai standar Federasi Angkat Besi Dunia (IWF),” ucap Karina yang juga mantan atlet bola basket.

Sebelumnya, KONI Pusat bersama NTB dan NTT menyepakati Jakarta sebagai daerah penyangga. Sejumlah cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas berstandar internasional akan digelar di ibu kota.

Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan kebijakan efisiensi menjadi dasar penyelenggaraan PON 2028. “Kebijakan ini menitikberatkan pada pemanfaatan sa­rana yang ada. Tidak ada pembangunan venue baru di NTT maupun NTB. Langkah itu selaras dengan arahan Menpora Erick Thohir yang sebelumnya menegaskan pen­tingnya efisiensi pembiayaan multievent olah raga, agar tidak meninggalkan infrastruktur mangkrak pascakejuaraan,” kata Marciano.

Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, menambahkan NTB akan mempertandingkan 26 cabang olahraga, termasuk panahan, atletik, basket, dayung, golf, triathlon, voli pasir, panjat tebing, judo, dan angkat besi. “Langkah ini diambil demi menjaga kualitas pertandingan tanpa harus memaksakan pembangunan infrastruktur baru di daerah,” ujar Mori.

Menpora Erick Thohir sebelumnya menekankan PON harus terintegrasi dengan sistem pembinaan nasional. Ia berharap PON dapat menjadi ajang seleksi menuju SEA Games agar kalender kompetisi lebih selaras dengan agenda internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....