Indonesia Turunkan Skuad Baru di IKF Korfball Asia 2025

  • 06 Des 2025 15:45 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Indonesia bakal tampil dengan komposisi pemain baru dalam IKF Korfball Asia Cup 2025, yang digelar pada 9-14 Desember di National Sport Complex, Shah Alam, Malaysia. Drawinh pun telah dilakukan pada 18 Novembee 2025, dengan delapan negara peserta yang terbagi dalam dua grup.

“Tahun ini jumlah peserta lebih sedikit dibanding edisi 2024 yang menghadirkan 11 negara. Tahun ini hanya delapan negara yang berkompetisi,” ujar Ketua Umum Korfball DKI Jakarta, Adi Dwiariono melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Turnamen dibagi menjadi dua grup dengan komposisi peringkat dunia yang cukup ketat. Di grup A ada Chinese Taipei (peringkat 3 dunia), Malaysia (12), Thailand (16), Jepang (21).

Sementara grup B terdapat Indonesia (35), Hong Kong (9), China (14), India (17). Dengan posisi Indonesia di peringkat 35 dunia, tim harus menghadapi lawan-lawan kuat seperti Hong Kong dan China pada fase grup.

Adapun dalam kompetisi ini, Indonesia kembali turun dengan formatnya yang baru. Seluruh pemain yang diterjunkan merupakan atlet Korfball DKI Jakarta, juara umum PON 2024.

“Kali ini full tim adalah tim Korfball DKI Jakarta. Mereka mewakili Indonesia dengan nama Indonesia,” tegas Adi.

“Komposisi ini dapat terwujud berkat dukungan penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dispora, dan KONI DKI, termasuk dalam aspek pembiayaan,” sambungnya.

Sebagai informasi, kontingen Indonesia kini sudah berjumlah 23 orang, yang terdiri dari 16 atlet (8 putra dan 8 putri) serta staf pendukung:

• Head Coach: Irma Amelya

• Manager: Steviana JM

• Official: Wulan Ayuningrum, Yuda Setia Pratama, Raymond Mollet

• Strength & Conditioning: Iyan Supiyan

• Manager 2: Bryan Taroreh

• Fisioterapis: Teuku Rivaldi

Adi menyebut DKI dipilih karena konsisten berprestasi, termasuk meraih peringkat 3 pada Malaysia Korfball League.

“Tahun lalu DKI Jakarta juara 3 di Malaysia Korfball League. Itu antar klub, tapi kalau ini antar negara, artinya agenda resmi dari IKF,” ujarnya.

Sementara itu, Kapten Tim Indonesia, Yuliana berupaya akan membuat Indonesia naik peringkat di dunia. Menurutnya, Indonesia sangat berpotensi untuk naik ke level 20-an.

“Saat ini kita peringkat 35, realistisnya bisa naik ke 20-an. Kita menilai bahwa Malaysia dan Thailand yang berada diatas kita bisa menjadi tolok ukur yang penting untuk Asia Tenggara,” tandasnya.

Kesempatan yang sama, Plt Sekjen PP PKSI, Mochamad Krisna Desto, menegaskan penunjukan DKI Jakarta sejalan dengan capaian mereka di PON 2024.

“DKI kami beri kepercayaan penuh. Harapannya mereka bisa meraih hasil maksimal dan memperbaiki peringkat dunia,” ujarnya.

PP PKSI juga terus menjalin komunikasi dengan IKF Asia untuk memastikan dukungan moral bagi skuad Indonesia.

Pelatih kepala, Irma Amelya, mengungkapkan bahwa tim menjalani latihan lima kali seminggu karena banyak pemain junior yang sedang menjalani proses regenerasi.

Indonesia juga membuka peluang menjadi tuan rumah agenda IKF di masa mendatang.

“Berharap di 2026 korfball dipertandingkan di PON Pantai di Jakarta,” kata Adi.

KONI DKI memberikan dukungan penuh untuk keberangkatan dan operasional tim. Dengan dukungan tersebut, Indonesia berharap menunjukkan perkembangan signifikan, terutama setelah IKF Asia diakui Komite Olimpiade Dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....