Ini Pesan Guruh Soekarnoputra untuk PERPINA Soal Kebaya Batik

  • 10 Agt 2024 18:11 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Perempuan Pemimpin Indonesia (PERPINA) menggelar Anugrah
Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja Indonesia (DKBCRI) di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2024). Anugrah ini menyaring sepasang anak dan remaja untuk dinobatkan sebagai Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja Indonesia 2024.

Acara ini dihadiri Guruh Soekarnoputra, anak bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Guruh dalam sambutannya, mengapresiasi acara tersebut dalam kaitannya untuk melestarikan Kebaya dan Batik sebagai salah satu pakaian nasional bangsa Indonesia.

Menurut Guruh sebagai identitas bangsa, wanita Indonesia saat ini cendrung mulai meninggalkan kebaya dalam dan beralih ke pakaian modern. Kain atau wastra Kebaya Batik saat ini hanya digunakan untuk acara kondangan dan menutup jenazah.

"Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya berharap bocah-bocah cilik ini jangan hanya dikenakan kain kebaya saja. Tapi harus diajarkan bagaimana bisa mengenakan kebaya sendiri, dan diedukasi tentang sejarah kain kebaya," ucap Guruh.

Selain itu, ungkap Guruh, alangkah baiknya jika hendak menggunakan penutup kepala cukup dengan kerudung. Agar tampil lebih selaras, dan lebih Indonesiawi.

"Seperti dicontohkan ibu muslimah kita ibu pendiri Muhammadiyah ibu Ahmad Dahlan, seperti ibu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ibu KH Hasyim Asy'ari, sampai dengan ibu Gusdur, ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid yang cukup mengenakan kerudung untuk atasannya. Ini anjuran dari saya," ujarnya.

Maestro dan Politikus Indonesia ini meminta, kepada penyelenggara agar acara ini setiap tahun semakin berkualitas dan bermanfaat khususnya buat putri-putri Indonesia sejak dini. Diharapkan putri-putri Indonesia ini nanti saat dewasa dapat menularkan ilmunya kepada generasi selanjutnya, dan selamanya.

"Ini lah namanya melestarikan kebudayaan dan memperkenalkan Indonesia ke dunia, mengharumkan Indonesia kita yang tercinta. Majulah para PERPINA dalam menyelenggarakan Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja Indonesia." ucapnya.

Sementara Panitia Anugrah
Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja Indonesia-DKBCRI, Grace Reni menyebut, bahwa seleksi Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja sudah dimulai sejak enam bulan lalu. Tujuannya adalah untuk mencari orang yang mau menjadi duta Kebaya dan duta Batik.

"Kenapa enam bulan karena ada pembekalan mereka untuk mengetahui semua mengenai kebaya atau batik. Karena kita mengharapkan mereka nanti menjadi duta, bukan hanya menang, selesai, gitu," ujar Grace kepada RRI.

Ia menyebut ada 27 anak-anak dan remaja yang menjadi peserta lomba Anugrah
Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja Indonesia (DKBCRI) yang digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI. Untuk duta Kebaya akan dipilih sepasang terbaik, dan duta Batik juga dipilih sepasang terbaik.

"Setelah terpilih Duta Kebaya Batik Cilik & Remaja ini nanti yang akan hadir di acara-acara mewakili PERPINA," ujarnya.

Grace menambahkan, PERPINA berencana akan melebarkan sayapnya menjangkau seluruh wilayah Indonesia untuk menggelar seleksi duta kebaya batik cilik dan remaja ini. Kemudian, setelah itu, PERPINA akan berkolaborasi dengan empat negara luar sebagai langkah awal untuk menjangkau komunitas internasional.

"Untuk saat ini kita masih se Jabodetabek aja. Ini baru tahun ketiga kita menyelenggarakan kegiatan ini, harapannya sih kalau ada yang mendanai kita mau menjangkau seluruh wilayah Indonesia," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....