PRI Resmi Umumkan Susunan Dewan Pimpinan Pusat Periode 2026–2031
- 02 Okt 2026 19:32 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Partai Rakyat Indonesia (PRI) resmi mengumumkan susunan lengkap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031. Muhammad Nazaruddin ditetapkan sebagai Ketua Umum, sedangkan posisi Sekretaris Jenderal diisi Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono.
Menurut Budi, penyusunan kepengurusan dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk regenerasi, kaderisasi, serta sumber pengkaderan dari organisasi yang didirikan, organisasi pendiri, dan organisasi sayap partai.
“Dengan melewati berbagai pertimbangan, baik dalam aspek regenerasi, kaderisasi maupun aspek-aspek kelaziman di DPP Partai Rakyat Indonesia, dengan memperhatikan sumber pengkaderan baik organisasi yang didirikan maupun yang mendirikan dan organisasi-organisasi sayap lain,” kata Budi, melalui keterangan tertulis, Jumat, 2 September 2025.
Dalam struktur pimpinan DPP, Nazaruddin didampingi enam wakil ketua umum dengan bidang masing-masing. Mereka adalah Dr. H. Wishnu Dewanto sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (POKK); Prof. Dr. Ahmad Badawi Saluy sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pangan; serta Marsda TNI (P) Dr. I Nyoman Trisantosa sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Politik dan Keamanan.
Selanjutnya, Dr. Krisna Mukti, S.H., M.H. menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, sedangkan Prof. Dr. H. Nizar Ali menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Budi Pramono sebagai Sekjen akan dibantu delapan Wakil Sekjen, yakni Nadila Syafira, Natali Rusli, Edi Kodri, Apriansyah, Antoni Ajie, Muhammad Burhanuddin, Dharmasena Wijanegara, dan Mirza Asman.
Sementara itu, posisi Bendahara Umum dipercayakan kepada Muhajidin Nur Hasim, dengan lima Wakil Bendahara Umum, yakni Sendi, Vera Indri, Prayoga Putera Utama, Basuki Karya, dan Eddy Salassa.
Selain jajaran pimpinan, PRI membentuk sejumlah badan dan departemen yang mencakup bidang organisasi, kepemiluan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, komunikasi, hingga pembangunan.
Untuk Badan Saksi Nasional, posisi ketua ditempati Dirzy Zidan, S.H., M.H. dengan sejumlah wakil yang membidangi rekrutmen, pengumpulan dokumen dan hasil perhitungan suara, temuan kecurangan, pengelolaan data IT, kreatif, logistik, dan pengawasan.
“PRI juga menunjuk Hari Yanto sebagai Ketua Badan Sayap Partai serta Muhammad Reynandio Wira Pratama sebagai Direktur Eksekutif,” ujarnya.
Di tingkat departemen, struktur PRI mencakup bidang yang cukup luas, antara lain pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, luar negeri, keamanan nasional, komunikasi digital, hukum, HAM, sosial, perlindungan pekerja migran, desa dan pembangunan daerah tertinggal, koperasi, UMKM, pemuda dan olahraga, agraria dan tata ruang, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, ekonomi kreatif, ketenagakerjaan, perdagangan, keuangan, BUMN, energi dan sumber daya mineral, investasi, hilirisasi dan pasar modal, pariwisata, hingga riset dan inovasi.
Untuk sejumlah bidang tersebut, nama yang tercantum antara lain Dico M. Ganinduto sebagai Ketua Investasi, Hilirisasi dan Pasar Modal; Muhammad Rafi Aqil sebagai Ketua Pemuda dan Olahraga; Dyah Tri Tjitrawati pada bidang Kesehatan; Susilawati sebagai Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; serta Aditya Handoko sebagai Ketua Riset dan Inovasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....