Pelindo Lakukan Penataan Anak Usaha melalui Program Streamlining BUMN

  • 30 Sep 2026 19:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria menyampaikan bahwa PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tengah melakukan penataan terhadap sejumlah anak usaha melalui program streamlining BUMN. Dari langkah tersebut, jumlah entitas Pelindo ditargetkan turun dari 41 menjadi 21 entitas.

“Jadi ini transformasinya masih panjang, tapi dimulai dari streamlining dulu, abis itu baru kita masuk ke proses menata bisnis model kita menjadi benar,” ujar Dony sebagaimana yang dikutip dari Antara, Rabu, 30 September 2026.

Dony menjelaskan, dalam proses penataan tersebut, terdapat 17 entitas yang menjadi sasaran restrukturisasi. Sebanyak 11 entitas di antaranya telah menyelesaikan aksi korporasi, sedangkan enam entitas lainnya ditargetkan rampung paling lambat 31 Desember 2026.

“Restrukturisasi dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari merger, konsolidasi, divestasi, hingga likuidasi. Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengurangi jumlah perusahaan, tetapi juga membuat struktur bisnis Pelindo menjadi lebih sederhana dan terintegrasi,” ujarnya.

Selain itu, Pelindo mengubah pola pengelolaan perusahaan dari sebelumnya menggunakan model strategic holding menjadi active management. Dengan perubahan tersebut, Pelindo akan memiliki keterlibatan yang lebih besar dalam pengelolaan kegiatan operasional utama perusahaan.

Dalam model baru ini, pembagian fungsi antara holding, regional, service line, dan masing-masing entitas usaha akan dibuat lebih jelas. Hal tersebut diharapkan dapat membuat koordinasi serta pengelolaan bisnis berjalan lebih efektif.

Dony menilai proses transformasi Pelindo dapat dilakukan secara lebih terintegrasi melalui konsolidasi di bawah Danantara. “Pilihan untuk melakukan transformasi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Sekarang konsolidasi dengan adanya Danantara ini semua menjadi mungkin dilakukan,” ucap Dony.

Penataan perusahaan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pengurangan jumlah entitas. Lebih jauh, langkah ini ditujukan untuk membangun struktur organisasi dan model bisnis Pelindo yang lebih sederhana, efektif, serta dapat mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Salsabila Saskia Ayungga (Mahasiswa Universitas Gunadarma)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....