Perkuat Kemandirian Peternak, PLN Energi Gas Lanjutkan Program SAJI FARM
- 29 Sep 2026 22:30 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN Energi Gas (PLN EG) melanjutkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SAJI FARM (Sapi dan Jagat Hijau Farm) di wilayah proyek O&M CNG Duri, Riau. Memasuki tahun kedua, program tersebut diarahkan pada penguatan usaha peternakan dan peningkatan kapasitas kelompok peternak.
Program SAJI FARM sebelumnya diawali dengan pengembangan kelompok peternak melalui dukungan awal dari PLN EG. Pada pelaksanaan lanjutan tahun ini, dukungan diperluas mencakup sarana dan prasarana peternakan, bibit ternak, serta pembangunan pagar pengamanan area peternakan.
Selain dukungan sarana fisik, PLN EG memberikan pelatihan peningkatan kapasitas kepada para peternak. Pelatihan tersebut menghadirkan Prof. Bramada Winiar Putra dari Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memberikan pembekalan mengenai pengelolaan peternakan yang efektif, produktif, dan berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Gas, Elok Faiqoh Saptining Ratri, mengatakan keberlanjutan SAJI FARM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
“SAJI FARM diharapkan dapat menjadi program pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Setelah fondasi program dibangun pada tahun sebelumnya, tahun ini kami memperkuatnya melalui dukungan sarana prasarana, pengembangan ternak, serta peningkatan kapasitas para peternak,” ujar Elok, melalui keterangan tertulis, Selasa, 29 September 2026.
Menurut dia, penguatan program tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah dan produktivitas ternak, tetapi juga kemampuan kelompok penerima manfaat dalam mengelola usaha peternakan.
“Harapannya, kelompok penerima manfaat tidak hanya berkembang dari sisi jumlah maupun produktivitas ternak, tetapi juga semakin memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola usaha peternakan secara mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Elok menambahkan, kolaborasi dengan akademisi menjadi bagian dari pelaksanaan program untuk memberikan transfer pengetahuan kepada kelompok penerima manfaat. Dengan demikian, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan sarana dan ternak.
Sementara itu, Prof. Bramada Winiar Putra mengatakan peningkatan kapasitas peternak menjadi salah satu faktor dalam keberlanjutan usaha peternakan. “Pengembangan peternakan tidak hanya membutuhkan dukungan sarana dan ternak, tetapi juga pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaannya,” ujar Prof. Bramada.
Dalam pelatihan tersebut, para peternak didorong memahami praktik pengelolaan ternak, mulai dari aspek pemeliharaan hingga pengembangan usaha.
“Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap kelompok peternak SAJI FARM dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membangun usaha yang semakin mandiri,” katanya.
PLN EG selanjutnya akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan SAJI FARM. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan program serta manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat penerima manfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....