Princess Natasha Gaungkan Perdamaian pada Hari Perdamaian Internasional

  • 21 Sep 2026 14:53 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Eksekutif Visions of Peace Initiative, Princess Natasha Dematra, menggaungkan pesan perdamaian dalam momentum peringatan Hari Perdamaian Internasional yang diperingati pada 21 September 2026. Pesan tersebut disampaikan bersamaan dengan peringatan Hari Perdamaian Nusantara yang mendorong generasi muda menjaga toleransi, persaudaraan, dialog, dan kemanusiaan.

Hari Perdamaian Internasional 2026 mengusung tema “Invest in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day” atau “Berinvestasi dalam Perdamaian: Untuk Semua, di Mana Saja, Setiap Hari”. Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan bahwa perdamaian tidak hanya dibangun melalui perundingan, tetapi juga melalui tindakan sehari-hari di lingkungan masyarakat, sekolah, dan komunitas.

Princess Natasha Dematra mengatakan perdamaian perlu dijaga melampaui batas negara dan diteruskan kepada generasi berikutnya. Menurutnya, perbedaan sejarah, budaya, dan latar belakang tidak menghilangkan harapan bersama untuk menciptakan kehidupan yang lebih damai.

“Perdamaian menyatukan kita lintas negara. Kita mungkin memiliki sejarah, budaya, dan latar belakang yang berbeda, tetapi kita membagi harapan yang sama: agar generasi setelah kita dapat hidup di dunia yang lebih damai,” ujar Natasha dalam keterangan tertulis, Senin, 21 September 2026.

Pesan tersebut juga diperkuat Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, yang menyampaikan ucapan dalam momentum Hari Perdamaian Nusantara. “Selamat Hari Perdamaian Nusantara! Peace! Peace! Peace!” kata Xanana.

Hari Perdamaian Nusantara pertama kali dideklarasikan pada 3 September 2019 di Yogyakarta. Gerakan tersebut digagas oleh mendiang Prince Dr. Damien Dematra dan sejak awal diarahkan untuk bersinergi dengan semangat Hari Perdamaian Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam perkembangannya, Hari Perdamaian Nusantara diisi dengan edukasi, dialog, kegiatan kemanusiaan, dan pelibatan anak muda. Pada peringatan 2026, rangkaian kegiatan digelar di sejumlah lokasi dan melibatkan ratusan anak serta generasi muda.

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan Visions of Peace Initiative adalah pembacaan Ikrar Hari Perdamaian Nusantara. Melalui ikrar tersebut, generasi muda diajak menghormati sesama, menjaga persaudaraan, mengutamakan dialog, serta memperlakukan orang lain sebagaimana mereka ingin diperlakukan.

Natasha mengatakan pesan yang disampaikan Xanana Gusmão memperkuat semangat perdamaian yang ingin diteruskan melalui Hari Perdamaian Nusantara. “Pesan perdamaian dari PM Xanana Gusmão menjadi bagian dari semangat yang sama bahwa perdamaian menyatukan masyarakat lintas negara dan harus terus diteruskan,” ujarnya.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, tema Hari Perdamaian Internasional 2026 mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menempatkan generasi muda dan masyarakat di tingkat komunitas sebagai bagian dari upaya membangun perdamaian dari lingkungan terdekat.

Tujuh tahun setelah Hari Perdamaian Nusantara dideklarasikan, Natasha menyebut semangat yang dibangun ayahnya terus diteruskan melalui keterlibatan generasi muda. “Semoga semangat perdamaian yang dibangun oleh ayah saya dapat terus bergaung dari generasi ke generasi, dari Nusantara untuk dunia. Peace! Peace! Peace!” kata Natasha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....