Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta dan Utara Jawa Barat, 23 Agustus 2026

  • 23 Agt 2026 13:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID. Jakarta. Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Dini Istihanah, menyampaikan prakiraan cuaca wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat yang berlaku mulai 23 Agustus 2026 hingga 24 jam ke depan melalui Programa 1 FM 91,2 MHz RRI Jakarta.

Dini menyampaikan, secara umum kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Angin secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara.

“Kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, dan Perairan Subang. Sementara kecepatan hingga 20 knot atau sekitar 38 kilometer per jam berpeluang terjadi di Perairan Indramayu dan Cirebon,” ujar Dini.

Untuk kondisi gelombang laut, Dini menyebut seluruh wilayah perairan yang diprakirakan berada dalam kategori rendah, dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, hingga Cirebon.

Sementara itu, kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta diprakirakan mencapai ketinggian maksimum satu meter pada pukul 17.00 WIB. Adapun pasang minimum sekitar 0,2 meter diprakirakan terjadi pada pukul 07.00 WIB pada Senin pagi.

Dini juga mengimbau masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama. Potensi rob diprakirakan berlangsung hingga 26 Agustus 2026, dengan puncak pasang maksimum terjadi pada rentang pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.

“Wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob antara lain Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok,” Ujar Dini.

Menurutnya, banjir pesisir dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta transportasi, khususnya di sekitar kawasan pelabuhan dan wilayah pesisir. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan pasang surut serta meningkatkan kewaspadaan selama periode tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....