UKWR Jadi Pemantik Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik di tengah Perubahan Zaman
- 19 Agt 2026 15:32 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Direktur Utama LPP RRI Hendrasmo menilai UKWR sebagai pemantik untuk peningkatan kompetensi jurnalistik di kalangan wartawan radio.
- UKWR diselenggarakan di tengah perubahan zaman dan tantangan industri media yang terus berkembang, memerlukan upgrade kemampuan berkelanjutan.
- Penyelenggaraan UKWR dilakukan di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Gedung RRI Jakarta, pada Rabu 19 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia atau LPP RRI, Hendrasmo, menilai bahwa Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) menjadi pemantik untuk terus meningkatkan kemampuan jurnalistik di tengah perubahan zaman dan tantangan industri media.
“Saya pikir ini adalah pemantik, karena tugas teman-teman itu harus terus meningkatkan kompetensi selamanya, karena kita menghadapi zaman yang berubah," ujar Hendrasmo, saat membuka penyelenggaraan UKWR di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Gedung RRI Jakarta, pada Rabu 19 Agustus 2026.
Melalui UKWR Angkatan ke-54 Tahun 2026, Hendrasmo mendorong agar peningkatan kompetensi jurnalistik dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, selain nilai informasi, sebuah produk jurnalistik juga harus dikemas secara menarik, agar mampu menjangkau dan mendapatkan perhatian publik.
"Kita dihadapkan banyak tantangan, bagaimana kita harus membuat karya jurnalistik kita ini juga menarik. Karena kita mau berdampak. Tidak ada gunanya kalau kita membuat konten, membuat produk jurnalistik, ternyata tidak menarik, kita tidak berhasil menggaet atensi publik,” katanya.
Sementara itu, salah satu penguji dalam UKWR ini, Haris Fadilah, mengatakan bahwa terdapat tiga faktor utama yang dinilai pada peserta UKWR. Mulai dari kesadaran, pengetahuan, hingga keterampilan.
“Yang pertama faktor awareness atau kesadaran bahwa jurnalis atau broadcaster itu diikat perundang-undangan, kode etik dan norma lainnya. Kedua, faktor pengetahuan atau knowledge tentang kegiatan menulis dan sebagainya. Ketiga, faktor skill atau keterampilan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ucap Haris.
Adapun pelaksanaan UKWR ini digelar oleh Koordinator Wilayah Nusantara (Korwilnus) XIII Jakarta bersama Pusat Pengembangan Kompetensi Penyiaran Radio (Pusbangkom) RRI. Kegiatan diikuti oleh sekitar 70 peserta dari RRI dan pihak swasta. Mulai dari RRI Jakarta, Siaran Luar Negeri RRI, Pusat Pemberitaan RRI, Direktorat Program dan Produksi RRI, RRI Padang, RRI Bukittinggi, hingga Radio Megaswara Bogor dan Radio Elshinta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....