Dari Masjid Istiqlal, Menag Ajak Umat Berdoa untuk Keselamatan Indonesia
- 12 Agt 2026 10:33 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat berdoa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara pada acara Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu 9 Agustus 2026.
- Nasaruddin menekankan bahwa doa bersama sangat penting dilakukan terutama saat dunia sedang menghadapi berbagai masalah dan ketidakpastian.
- Menteri Agama berharap Indonesia selalu diberikan keselamatan dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi di masa depan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa demi keselamatan bangsa dan negara. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Zikir Kebangsaan yang digelar Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (Jatma Aswaja) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu 9 Agustus 2026.
Dikutip dari Antara, Rabu 12 Agustus 2026, Nasaruddin mengatakan doa bersama penting dilakukan, terutama saat dunia sedang menghadapi berbagai masalah dan ketidakpastian. Ia berharap Indonesia selalu diberikan keselamatan dan mampu menghadapi berbagai tantangan.
"Untuk senantiasa dan selalu melakukan doa keselamatan bangsa dan seperti setiap tahun yang kita lakukan di masjid ini, untuk mendoakan bangsa dan negara kita. Apalagi saat seperti sekarang ini, kita sangat memerlukan doa berjamaah untuk keselamatan bangsa kita," kata Nasaruddin sebagaimana dikutip dari Antara.
Nasaruddin juga mengingatkan masyarakat untuk bersyukur dengan kondisi Indonesia saat ini. Ia menyebut ekonomi Indonesia masih tumbuh sekitar 5,2 persen dengan inflasi di kisaran 1-2 persen.
Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin mengatakan Masjid Istiqlal terus mengembangkan berbagai layanan untuk masyarakat. Masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah, tetapi juga menjadi tempat masyarakat mendapatkan berbagai layanan.
Beberapa layanan yang tersedia antara lain makan siang gratis bagi jamaah, penginapan, kursus bahasa asing, layanan kesehatan, konsultasi keagamaan dan keluarga, serta pelatihan keterampilan ekonomi.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja Helmy Faishal Zaini mengatakan organisasinya juga terus melakukan berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat. Salah satunya melalui program ketahanan pangan.
"Kita harapkan kehadiran Jatma Aswaja memantulkan energi untuk melakukan pemberdayaan, sehingga kita bukan hanya maju secara spiritual, tetapi juga pokok secara ekonomi dan tentunya kita berdaya menjadi masyarakat yang lebih sejahtera," kata Helmy sebagaimana dikutip dari Antara.
Helmy menjelaskan, Jatma Aswaja telah menanam padi dan tebu di lahan seluas sekitar 10 ribu hektare dengan melibatkan petani dan sejumlah pihak di berbagai daerah. Ia berharap Jatma Aswaja dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam bidang keagamaan maupun ekonomi. (Salwa Basyarewan - Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....