Menaker Yassierli Dorong Inovasi untuk Tingkatkan Layanan Kemnaker

  • 11 Agt 2026 14:34 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong semua jajaran Kemnaker untuk membangun budaya inovasi demi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
  • Budaya inovasi merupakan wujud dari core value 'A Nice Place to Grow' yang menjadi nilai inti Kementerian Ketenagakerjaan.
  • Inovasi diperlukan agar Kemnaker menjadi organisasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang memiliki ekspektasi tinggi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong seluruh jajaran Kementerian Ketenagakerjaan membangun budaya inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Menurutnya, inovasi diperlukan agar Kemnaker mampu menjadi organisasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Yassierli mengatakan budaya inovasi merupakan salah satu wujud semangat A Nice Place to Grow yang menjadi salah satu core values Kemnaker. Hal itu penting karena layanan ketenagakerjaan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki harapan tinggi terhadap kualitas pelayanan pemerintah.

“Budaya inovasi ini menjadi sebuah keniscayaan karena yang kita lakukan saat ini, layanan-layanan kita itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki harapan yang tinggi kepada kita,” ujar Yassierli saat penutupan Final Pitching Champion Hub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2026 di Jakarta, Senin 10 Agustus 2026.

Menurut Yassierli, ruang untuk melakukan perbaikan dalam organisasi selalu terbuka. Karena itu, setiap insan Kemnaker perlu membangun pola pikir bahwa selalu ada kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

“Seorang inovator itu selalu berpikir bahwa selalu ada cara untuk lebih baik,” katanya.

Yassierli menekankan inovasi yang dikembangkan jajaran Kemnaker harus memberikan dampak nyata, baik bagi organisasi maupun masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui prinsip better and better dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan.

“Semangatnya better and better. Kita bisa melakukan lebih baik. Dampaknya bisa buat kita dan buat masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, budaya inovasi juga sejalan dengan nilai One Kemnaker yang mendorong seluruh jajaran bekerja sebagai satu kementerian dengan satu tujuan dan kontribusi. Karena itu, inovasi dari setiap unit kerja perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kinerja Kemnaker.

Yassierli mengingatkan keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari kemampuan menghasilkan gagasan baru. Tantangan berikutnya adalah memastikan inovasi tersebut dapat diterapkan melalui manajemen perubahan yang mampu membuat gagasan diterima dan dijalankan secara berkelanjutan.

“Yang menjadi tantangan setelah inovasi adalah melaksanakannya. Bagaimana change management, bagaimana inovasi dan perubahan itu kita bawa, kemudian diterima dan bisa terlaksana,” tuturnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....