Harga Daging Sapi Melonjak, Tembus Rp143 Ribu pada Awal Agustus
- 10 Agt 2026 20:23 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Harga rata-rata daging sapi secara nasional tercatat berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) pada minggu pertama Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), harga daging sapi mencapai Rp143.737 per kilogram, sedangkan HAP ditetapkan sebesar Rp140.000 per kilogram.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan bahwa kondisi tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah, meskipun kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging sapi hanya terjadi di 56 kabupaten/kota.
“Daging sapi ini yang perlu mendapatkan perhatian khusus, karena secara nasional rata-rata harga daging sapi pada Minggu 1 Agustus 2026 ini sudah di atas HAP," ujar Amalia, dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah, secara daring di Jakarta, pada Senin 10 Agustus 2026.
Menurutnya, terdapat sejumlah daerah yang mencatat harga daging sapi di atas HAP, sekaligus masih mengalami kenaikan IPH. Salah satunya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang harga daging sapinya tercatat 17,86 persen di atas HAP. Harga rata-rata daging sapi di wilayah tersebut mencapai Rp165.000 per kilogram, dengan kenaikan IPH sebesar 7,51 persen. Kemudian, Kabupaten Melawi juga mengalami kondisi serupa dengan harga daging sapi yang telah mencapai Rp180.000 per kilogram.
Selain Kubu Raya dan Melawi, Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat harga daging sapi sebesar Rp157.333 per kilogram atau 12,38 persen di atas HAP. Sementara itu, Kota Sungai Penuh, Jambi, mencatat harga Rp149.000 per kilogram atau 6,43 persen di atas HAP.
Amalia mengatakan, kondisi kenaikan harga tersebut perlu dicermati oleh pemerintah daerah, terutama wilayah yang masih mengalami kenaikan IPH. Pengendalian harga dinilai perlu dilakukan pada daerah dengan kenaikan IPH, sekaligus tingkat harga daging sapi yang tinggi.
BPS mencatat harga daging sapi secara nasional pada awal Agustus 2026 telah melampaui HAP yang ditetapkan pemerintah. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan tekanan inflasi di daerah.
(Andini Amelia Wiguna - Mahasiswa Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....