WICAP 2026, Brantas Abipraya Perkuat Komitmen Bangun Budaya Kerja Inklusif
- 31 Jul 2026 11:29 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Brantas Abipraya (Persero) memperkuat komitmennya membangun budaya kerja yang saling menghormati, inklusif, dan mendukung kesetaraan kesempatan melalui penyelenggaraan Women in Construction Advancement Program (WICAP) 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan kepemimpinan perempuan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan karyawan sebagai penunjang produktivitas.
Mengusung tema “Lead with Respect, Own Your Glow, Own Your Health”, kegiatan yang diselenggarakan Srikandi Brantas Abipraya itu menghadirkan Senior Director Talent Management & Culture PT Danantara Asset Management (Persero), Wiwik Wahyuni. Dalam paparannya, ia menjelaskan implementasi Respectful & Inclusive Workplace Playbook sebagai panduan membangun lingkungan kerja yang menjunjung tinggi rasa saling menghormati, keberagaman, kesetaraan kesempatan, serta pencegahan diskriminasi dan pelecehan di tempat kerja.
“Kami menekankan pentingnya keterlibatan seluruh insan perusahaan, termasuk para pemimpin laki-laki, sebagai ally dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Wiwik, melalui keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Komisaris Utama PT Brantas Abipraya (Persero), Diana Kusumastuti, yang berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan perempuan. Ia mendorong para Srikandi Brantas Abipraya dan Srikandi Danantara Infrastruktur untuk terus meningkatkan kompetensi, membangun kepercayaan diri, dan mengambil peran strategis dalam mendukung kemajuan perusahaan maupun pembangunan nasional.
Direktur Pengembangan Bisnis, Human Capital & Legal PT Brantas Abipraya (Persero), Purnomo, mengatakan pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus berjalan seiring dengan pembangunan budaya kerja yang sehat dan berorientasi pada manusia.
“Di Brantas Abipraya, kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian proyek, tetapi juga oleh kualitas budaya kerja yang dibangun di dalamnya. Melalui Women in Construction Advancement Program 2026, kami ingin memperkuat komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang respectful, inklusif, aman, dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap insan untuk berkembang,” ujar Purnomo.
Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari implementasi Respectful Workplace Policy (RWP) yang telah diterapkan sejak 2022, serta penguatan Employee Well-being Policy (EWP) sebagai bagian dari transformasi budaya perusahaan. Selain itu, Brantas Abipraya juga menjalankan program Promoting Advancement of Women’s Empowerment (PAVE) bersama Srikandi Danantara untuk memperkuat kepemimpinan perempuan dan mendorong kesetaraan gender di lingkungan kerja.
Purnomo menilai budaya kerja yang menghargai keberagaman dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan menjadi fondasi untuk meningkatkan kolaborasi, inovasi, serta produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) yang juga menjabat Ketua Srikandi Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan implementasi Respectful & Inclusive Workplace tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, tetapi juga menjadi strategi perusahaan dalam memperkuat kepemimpinan perempuan.
Menurutnya, budaya kerja yang inklusif memiliki keterkaitan dengan peningkatan kualitas pengambilan keputusan, kinerja organisasi, serta keberlanjutan bisnis perusahaan. “Melalui WICAP 2026, kami ingin memastikan bahwa setiap perempuan di Brantas Abipraya memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang, memimpin, dan memberikan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan perusahaan,” kata Dian.
Sebagai BUMN di sektor konstruksi, Brantas Abipraya memandang keberagaman sebagai salah satu faktor yang mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing perusahaan. Karena itu, pemberdayaan perempuan ditempatkan tidak hanya sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan, tetapi juga sebagai strategi untuk membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....