Kowani Luncurkan Gerakan Nasional Festival Panen Raya

  • 27 Jul 2026 22:13 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) meluncurkan Kick-Off Gerakan Nasional Festival Panen Raya sebagai inisiatif memperkuat ketahanan pangan nasional.
  • Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto menekankan bahwa ketahanan pangan dimulai dari keluarga yang tangguh yang dibangun oleh perempuan berdaya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) meluncurkan Kick-Off Gerakan Nasional Festival Panen Raya Kowani, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam kesempatan itu, Ia menekankan pentingnya peran perempuan berdaya terhadap ketahanan pangan.

"Kami sedang menyiapkan sebuah peradaban. Ketahanan pangan dimulai dari keluarga yang tangguh, dan keluarga yang tangguh dimulai dari perempuan yang berdaya," ujar Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto, di Jakarta, dilansir dari Antara, pada Senin 27 Juli 2026.

Adapun peluncuran tersebut merupakan bagian dari rangkaian menuju 100 tahun Kowani. Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar penyelenggaraan seminar ataupun peluncuran program. Gerakan tersebut merupakan awal dari sebuah gerakan nasional yang mengintegrasikan pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, ketahanan pangan, pembangunan desa, dan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui gerakan ini, Ia mendorong pembangunan ekosistem ketahanan pangan yang melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, DPR RI, perguruan tinggi, dunia usaha, koperasi, UMKM, petani, nelayan, organisasi perempuan, media, dan seluruh elemen bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Kowani juga menegaskan dukungannya terhadap inisiatif "Tempe Indonesia Menuju UNESCO", sebagai bagian dari diplomasi budaya, sekaligus pelestarian sejarah perjuangan perempuan Indonesia di tingkat dunia.

"Dari rumah besar Kowani, mari kita melangkah bersama menuju 100 tahun Kowani, memasuki abad kedua perjuangan dan peradaban perempuan Indonesia, serta menghadirkan perempuan Indonesia sebagai penggerak kemajuan, penjaga persatuan, dan pembangun peradaban," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....