HUT DNIKS ke-59, Mensos Gus Ipul Sampaikan Lima Pesan Kunci

  • 27 Jul 2026 08:47 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan lima pesan kunci kepada DNIKS dalam peringatan HUT ke-59 organisasi tersebut di Jakarta.
  • Salah satu pesan utama adalah memperkuat kualitas data kesejahteraan sosial dengan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, menyampaikan lima pesan kunci kepada Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 DNIKS, yang berlangsung di Jakarta.

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berpesan untuk memperkuat kualitas data kesejahteraan sosial. Menurutnya, seluruh intervensi sosial harus berbasis data yang akurat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Sejak tahun 2025, kita memiliki Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Tugas Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan kementerian lain adalah membantu pemutakhiran data tersebut," ujarnya, dilansir dari Antara, pada Sabtu 25 Juli 2026.

Kemudian, pesan kedua yang disampaikan Gus Ipul kepada DNIKS adalah memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Ia sendiri menilai bahwa masih banyak LKS yang belum memiliki standar kelembagaan, SDM, maupun sarana prasarana yang memadai.

"Saya ingin DNIKS membantu supaya Lembaga Kesejahteraan Sosial ini profesional dan melayani pemerlu pelayanan sosial dengan kualitas yang baik serta berstandar nasional," katanya.

Pesan ketiga ialah mendorong akreditasi LKS secara lebih luas. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kepercayaan publik, sekaligus mencegah penyimpangan dalam penyelenggaraan layanan sosial.

"Saya meminta DNIKS untuk mendorong adanya akreditasi LKS di seluruh Indonesia untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap LKS-LKS dan memitigasi adanya penyimpangan-penyimpangan," ucap Gus Ipul.

Kemudian, Ia juga meminta DNIKS untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan dunia usaha, lembaga filantropi, dan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya adalah agar penyelenggaraan kesejahteraan sosial dapat semakin berkelanjutan.

Pesan terakhir yang disampaikan ialah mendorong lahirnya berbagai inovasi program yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, manfaat layanan sosial diharapkan dapat semakin dirasakan oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....