Kementerian PUPR Alokasikan Rp 2,2 Triliun Untuk Pembangunan 9 Sekolah Rakyat

  • 16 Jul 2026 16:23 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi memulai pembangunan sembilan Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan dengan total anggaran mencapai Rp2,2 triliun. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari percepatan pemerataan kualitas pendidikan dan peningkatan infrastruktur di wilayah luar Pulau Jawa.

Dilansir dari antaranews.com, pembangunan infrastruktur pendidikan berskala besar ini ditargetkan rampung pada akhir tahun anggaran berjalan. Proyek ini menyasar sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang dinilai masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas sekolah yang representatif dan modern.

Menteri PUPR dalam keterangannya menegaskan bahwa alokasi anggaran yang cukup besar ini tidak hanya dialokasikan untuk pembangunan fisik gedung sekolah semata, melainkan juga mencakup fasilitas penunjang pembelajaran yang berbasis teknologi mutakhir.

"Sembilan Sekolah Rakyat yang kita bangun di Sulawesi Selatan ini didesain dengan standar mutu tinggi. Dana Rp2,2 triliun tersebut mencakup ruang kelas digital, laboratorium terpadu, hingga asrama bagi siswa yang tinggal di daerah pedalaman," ujarnya.

Dalam realisasinya, proyek strategis nasional ini dikerjakan melalui kolaborasi ketat antara Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan pengerjaan proyek berjalan tepat waktu dan memenuhi standar spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Selain berfokus pada penyediaan fasilitas belajar, kehadiran kompleks Sekolah Rakyat ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah sekitarnya, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal selama masa konstruksi hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro di sektor penyediaan logistik sekolah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri menyambut baik langkah masif ini dan berkomitmen penuh untuk menyiapkan tenaga pendidik yang berkualitas guna mengisi kebutuhan operasional di sembilan sekolah tersebut saat resmi dibuka kelak.

Melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang merata dan masif ini, pemerintah optimistis dapat memperkecil kesenjangan kualitas SDM antarwilayah sekaligus mencetak generasi muda Sulawesi Selatan yang berdaya saing global.

(Gabriela Brigitta Dewi - Universitas Bunda Mulia)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....