Perkuat Layanan SAR Nasional, Basarnas Tambah Kantor dari 45 Menjadi 70 Unit
- 09 Jul 2026 18:11 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam upaya menjangkau wilayah lebih luas dalam memperkuat infrastruktur layanan Search and Rescue (SAR) nasional, Basarnas RI akan menambah jumlah kantor yang semulanya dari 45 menjadi 70 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, usai membuka Indonesia International Search and Rescue Exhibition, Forum, and Challenge 2026 (IISAR 2026), Kamis, 9 Juli 2026.
“Basarnas sementara ini memiliki 45 kantor dan saat ini sedang dalam proses penambahan menjadi 70 kantor karena memang jangkauan wilayah Indonesia sangat luas,” kata Pratikno.
Ia menjelaskan, Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar akibat meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi, aktivitas kegempaan, hingga berbagai kecelakaan transportasi.
Oleh sebab itu, kemampuan pencarian dan pertolongan harus terus diperkuat agar dapat memberikan respons cepat dalam menyelamatkan korban.
“Ada persoalan perubahan iklim yang semakin meningkat, Indonesia merupakan kepulauan dan berada di Ring of Fire. Karena itu pencarian dan pertolongan menjadi sangat krusial karena setiap nyawa harus diselamatkan,” ujarnya.
Namun demikian, Pratikno menegaskan bahwa penguatan Basarnas tak hanya diukur dari bertambahnya jumlah kantor maupun personel.
Melainkan, kata Pratikno, peningkatan kapasitas juga harus dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi terbaru, serta sinergi antarlembaga.
“Itu yang akan kami dukung di Kemenko PMK karena melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga mitra internasional. Kita juga harus terus meningkatkan kemampuan SDM, teknologi, dan kelembagaan,” katanya.
| Baca juga: Generasi Muda Dikepung Industri Candu |
Sementara itu, Kepala Basarnas RI, M. Syafii, mengatakan penyelenggaraan IISAR 2026 merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
Kegiatan ini menjadi wadah mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, praktisi kemanusiaan, dunia usaha, serta seluruh potensi SAR nasional.
“Event IISAR ini merupakan kegiatan yang terdiri atas forum, challenge, dan exhibition yang melibatkan organisasi internasional di bidang search and rescue maupun penanganan kedaruratan,” kata Syafii.
Menurutnya, sebanyak 28 negara ambil bagian dalam IISAR 2026. Keterlibatan tersebut tersebar dalam berbagai agenda, mulai dari forum internasional, pameran teknologi, hingga kompetisi kemampuan tim SAR.
“Selain itu juga melibatkan seluruh kementerian dan lembaga serta seluruh potensi SAR nasional yang selama ini bersama-sama dalam operasi kemanusiaan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....