Dirut RRI Buka Pelatihan Bisnis Multiplatform Angkatan II

  • 01 Jul 2026 10:51 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama LPP RRI, Dr. I. Hendrasmo, M.A., secara resmi membuka Pelatihan Pengembangan Bisnis Multiplatform Angkatan II yang diselenggarakan pada Rabu, 01 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LPP RRI dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi transformasi bisnis penyiaran di era digital melalui pengembangan layanan multiplatform.

Dalam sambutannya, Direktur Utama LPP RRI menegaskan bahwa perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi menuntut RRI untuk terus beradaptasi. Oleh karena itu, insan RRI dituntut tidak hanya mampu menghasilkan konten berkualitas, tetapi juga memahami strategi pengembangan bisnis, pemasaran, serta distribusi konten pada berbagai platform digital agar mampu meningkatkan daya saing lembaga di tengah konvergensi media.

Sebelumnya, Direktur Layanan Pengembangan Usaha (LPU) LPP RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, S.E., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 94 peserta secara virtual, yang berasal dari Koordinator Wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Menurutnya, peserta merupakan insan RRI yang diharapkan menjadi motor penggerak dalam mengembangkan potensi bisnis multiplatform di satuan kerja masing-masing.

Pelatihan berlangsung pada 1–8 Juli 2026 dengan materi yang dirancang secara komprehensif, mulai dari ekosistem multiplatform, pemetaan produk RRI, penyusunan paket multiplatform, pemasaran berbasis data (data-driven marketing), komunikasi pemasaran melalui media sosial, teknik public speaking dan negosiasi, penyusunan proposal bisnis, value proposition, strategi distribusi, hingga praktik penyusunan dan presentasi proposal bisnis.

Melalui pelatihan ini, LPP RRI berharap mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi dalam mengembangkan model bisnis penyiaran yang berkelanjutan. Penguatan kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung transformasi RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang relevan,

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....