BBPOM Jakarta Dukung UMKM Percepat Perizinan Pangan Olahan

  • 30 Jun 2026 12:46 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta berpartisipasi dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro, yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di SMESCO Indonesia, Jakarta, pada Senin 29 Juni 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, dan diikuti oleh 1.700 pelaku usaha mikro.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Adapun kehadiran tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, melalui kemudahan perizinan, pembiayaan, dan pelindungan usaha.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menjelaskan bahwa keikutsertaan BBPOM dalam kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan layanan kepada pelaku usaha mikro, sekaligus mempercepat peningkatan daya saing produk pangan olahan nasional melalui pemenuhan aspek keamanan pangan

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelaku UMKM memperoleh pendampingan yang komprehensif, mulai daripemenuhan persyaratan keamanan pangan, penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), hinggamemperoleh Nomor Izin Edar BPOM. Dengan demikian, produk UMKM tidak hanya aman dan bermutu, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih tinggi untuk menjangkaupasar yang lebih luas," ujar Sofiyani.

BBPOM di Jakarta hadir memberikan layanan informasi dan konsultasi pendaftaran produk pangan olahan. Melalui layanan ini, pelaku UMKM dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, dokumen yang diperlukan, serta tahapan izin penerapan cara produksi pangan yang baik, hingga pendampingan dalam memperoleh Nomor Izin Edar (NIE), sebagai salah satu bentuk pemenuhan aspek keamanan, mutu, dan gizi pangan olahan.

Pada kesempatan yang sama, perusahaan Niharchaniago menerima mockup NIE secara simbolis untuk produk rendang yang telah berhasil memperoleh izin edar BPOM. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pelaku usaha dalam memenuhi ketentuan keamanan pangan. Hal ini juga sekaligus mencerminkan keberhasilan pendampingan BPOM dalam mendorong UMKM menghasilkan produk pangan olahan yang aman, bermutu, dan berdaya saing.

Keikutsertaan BBPOM di Jakarta pada Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro merupakan bagian dari komitmen BPOM untuk memperluas akses layanan publik, sekaligus mempercepat peningkatan kepatuhan pelaku UMKM terhadap regulasi pangan olahan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing sehingga dapatmemberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....