Perkuat Ketahanan Pesisir, PLN EPI Tanam 1.680 Mangrove di Karawang

  • 15 Jun 2026 21:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama anak perusahaan PLN EPI Group menanam 1.680 bibit mangrove di Pantai Tanjung Pakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” itu menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung mitigasi perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat pesisir.

Penanaman mangrove dilakukan melalui kolaborasi dengan perusahaan lingkungan CarbonEthics yang akan mendukung proses penanaman, pemeliharaan, hingga pemantauan pertumbuhan mangrove secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan manfaat ekologis yang dihasilkan dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Vice President Keselamatan, Kesehatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan (K3KL) PLN EPI Muhammad Aminuddin mengatakan keadilan iklim tidak hanya berbicara mengenai pengurangan emisi karbon, tetapi juga memastikan masyarakat yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim memperoleh perlindungan dan manfaat dari program-program lingkungan.

“Penanaman mangrove di Tanjung Pakis merupakan langkah konkret PLN EPI untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir, memulihkan ekosistem, sekaligus berkontribusi terhadap penyerapan karbon. Melalui aksi ini, kami ingin memastikan manfaat lingkungan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Aminuddin melalui keterangan tertulis, Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, Pantai Tanjung Pakis dipilih karena memiliki fungsi strategis sebagai kawasan penyangga pesisir yang saat ini menghadapi ancaman abrasi dan tekanan terhadap ekosistem mangrove. Keberadaan mangrove dinilai penting sebagai benteng alami yang mampu melindungi garis pantai dari gelombang laut, abrasi, hingga dampak kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim.

“Selain berfungsi sebagai pelindung pesisir, mangrove juga dikenal sebagai salah satu ekosistem blue carbon yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap dan menyimpan karbon. Ekosistem tersebut turut berperan menjaga kualitas perairan, menyediakan habitat bagi berbagai biota laut, serta mendukung keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program rehabilitasi mangrove ini tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata. Bersama CarbonEthics, perusahaan akan melakukan pemeliharaan, monitoring, dan evaluasi secara berkala guna memastikan tingkat keberhasilan hidup tanaman sekaligus mengukur manfaat lingkungan yang dihasilkan.

Kegiatan tersebut juga melibatkan jajaran manajemen PLN EPI, perwakilan anak perusahaan, kelompok masyarakat setempat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemulihan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Program rehabilitasi mangrove di Tanjung Pakis merupakan bagian dari implementasi komitmen PLN EPI terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia. Sebagai subholding PT PLN (Persero) yang bertanggung jawab atas pengelolaan energi primer nasional, PLN EPI terus mendorong berbagai inisiatif dekarbonisasi dan solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions) dalam strategi keberlanjutan perusahaan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....