Kurban Dompet Dhuafa 2026 Jangkau 2 Juta Penerima, Dari Pelosok hingga Luar Negeri
- 03 Mei 2026 17:46 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Program kurban Dompet Dhuafa 2026 menjangkau hingga 2 juta penerima manfaat di dalam dan luar negeri, sekaligus memberdayakan peternak lokal
RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat berbagi dalam momentum Idul adha kembali digaungkan melalui rangkaian The Kurban Series 1447 H yang digelar Dompet Dhuafa. Tak sekadar ibadah, kurban kini menjadi gerakan sosial yang berdampak luas, mulai dari penguatan ekonomi peternak hingga pemerataan pangan di masyarakat.
Kegiatan bertajuk Kurbanaval 2026 yang berlangsung di Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu, 2 Mei 2026, menghadirkan suasana hangat penuh kebersamaan. Beragam kalangan hadir, mulai dari tokoh publik, komunitas, hingga masyarakat umum yang turut meramaikan acara.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa kurban tidak hanya berbicara soal distribusi daging, tetapi juga menghadirkan dampak berkelanjutan bagi banyak pihak.
“Sejak 1994, perjalanan Dompet Dhuafa menyalurkan kurban terus tumbuh. Bukan sekadar distribusi, tapi tentang menguatkan peternak, menciptakan senyuman, hingga kebermanfaatan bagi semua pihak,” ujarnya .
Pada tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan distribusi daging kurban ke 102 kabupaten/kota dan 788 desa di Indonesia. Program ini juga melibatkan 48 mitra peternak serta menyasar hingga 2 juta penerima manfaat di berbagai wilayah.
Tidak hanya di dalam negeri, program kurban juga diperluas ke tujuh negara, yakni Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Libanon, Jordania, dan Sudan. Wilayah-wilayah tersebut dipilih karena masih menghadapi keterbatasan pangan serta kondisi konflik yang belum sepenuhnya pulih.

Menurut Ahmad Juwaini, kurban yang dilakukan masyarakat Indonesia dapat menjadi harapan bagi saudara-saudara di wilayah tersebut. “Bagi mereka, kurban bukan hanya tentang daging, tetapi tentang hadirnya kepedulian dan rasa bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.
Untuk memastikan kualitas, Dompet Dhuafa juga menerapkan pengawasan ketat terhadap hewan kurban. Mulai dari standar bobot, kesehatan, usia sesuai syariat, hingga proses penyembelihan yang higienis dan distribusi yang tepat sasaran.
Selain itu, inovasi juga dihadirkan melalui layanan Kurban Express, yang memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban dengan proses yang lebih praktis dan efisien, khususnya di wilayah Jabodetabek.
Di sisi lain, Ali Bastoni selaku Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa menambahkan bahwa program ini juga memberikan dampak di sisi hulu, yakni dengan memberdayakan peternak lokal agar lebih mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, kehadiran figur publik seperti Indro ‘Warkop’ turut menambah warna dalam kegiatan tersebut. Ia menilai program kurban Dompet Dhuafa mampu menjawab kekhawatiran masyarakat perkotaan terkait ketepatan distribusi kurban.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Dompet Dhuafa kembali menegaskan bahwa kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan gerakan kebaikan yang mampu menjangkau lebih luas dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....